BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Warga di sekitar Jalan Malahayati, Telukbetung, Bandar Lampung, yang terimbas proyek penggalian drainase mengeluhkan minimnya air bersih yang hampir dua minggu tidak ada. Selain itu, warga pun mengeluhkan seringnya terjadi kemacetan di lokasi penggalian drainase.

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, yang datang ke lokasi tidak mempercayai jika di lokasi tidak ada aliran air PDAM Way Rilau semenjak pengerjaan proyek itu dilakukan. Lampung Post mengonfirmasi hal tersebut kepada wali kota. Saat dikonfirmasi, Herman HN Geram. "Air yang mana yang enggak ada, kamu tanya dulu, yang enggak ada itu semburan air besar, kalo mengalir, mengalir disini, kamu ini gimana," kata Herman dengan lantang.



Tidak berselang lama, wali kota terkejut warga sekitar menghampirinya mengatakan air sejak dua minggu tidak mengalir. Tak lama kemudian, dengan gaya kebingungan, staf yang keseharian mendampingi wali kota blusukan itu menghubungi pihak PDAM mempertanyakan kejelasan air bersih untuk warga sekitar penggalian. Telpon genggam dari staf itu pun diambil alih oleh wali kota dan meminta PDAM memperbaiki aliran air di lokasi tersebut. "Air disini enggak mengalir gimana ini, segera diperbaiki," begitu nada yang terucap saat wali kota menghubungi pihak PDAM.

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR