PESAWARAN (Lampost.co) -- Kepolisian Resort (Polres) Pesawaran, telah melakukan visum terhadap korban yang meninggal dunia akibat kebakaran lahan yang terjadi di Dusun Tanjung Jati Desa Kedondong Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran.

"Dugaan sementara korban sedang membersihkan kebun, dan ketika terjadi kebakaran korban terpeleset, karena riwayat rematik akhirnya korban tidak bisa melarikan diri," jelas Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Kamis 19 September 2019.



Baca juga: Kebakaran Lahan di Pesawaran Memakan Korban

Saat ini, lanjutnya, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kebakaran lahan yang merenggut nyawa Pariman (60). "Ya, terkait insiden kebakaran di Kedondong yang mengakibatkan korban jiwa kita sedang melakukan penyelidikan, kit belum tau dari mana asal api muncul, karena kita masih melakukan penyelidikan," paparnya. 

Diketahui sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran nyatakan satu korban meninggal dunia dalam kebakaran lahan yang terjadi di Dusun Tanjung Jati Desa Kedondong Kecamatan Kedondong.

"Korban bernama Pariman (60) bin Mad Raji, waktu terjadinya kebakaran korban sedang di tengah ladang, karena kemarau api cepat menjalar dan membesar lantaran rumput mengering," jelas Kepala BPBD Kabupaten Pesawaran Mustari, Rabu 18 September 2019 malam. 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR