JAKARTA (lampost.co) -- Pemeriksaan kesehatan bakal calon presiden (bacapres) dan bakal calon wakil presiden (bacawapres) di Pemilu 2019 adalah tahapan wajib sebelum memimpin negara lima tahun mendatang. Prosesnya dilakukan secara tertutup oleh tim dokter yang ditunjuk Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Ilham Oetama Marsis mengatakan pemeriksaan kesehatan ini meliputi dua komponen, yakni jasmani dan rohani. Tim dokter spesialis diterjunkan guna mengetahui kondisi fisik masing-masing kandidat.



"Hasil pemeriksaan itu adalah uraian apakah presiden dan wakil presiden mempunyai fisik untuk menjalankan tugasnya sebagai presiden dan wakil presiden. Kami akan memberitahukan kemampuan fisik secara mandiri untuk menjalankan tugasnya selama lima tahun," ujar Ilham di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (12/8/2018).

Ilham memastikan proses yang dilakukan independen dengan menjalankan prosedur kode etik kedokteran. Cek kesehatan yang mewajibkan persertanya puasa itu pun meliputi 16 tahapan dari ujung rambut hingga kaki yang hasilnya bersifat rahasia.

"Hasil ini tentunya medical check record akan kami serahkan langsung ke KPU dan kepada kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden," ungkap dia.

 

loading...

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR