KOTABUMI (Lampost.co)--Merujuk hasil survei serologi penyakit frambusia pada 2.500 anak usia 13 bulan s/d 59 bulan, tim tidak menemukan kasus reaktif penyakit tersebut atau hasil tes dinyatakan negatif. 

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Utara, M. Yusuf, di ruang kerjanya, Senin (6-5-2019) mengatakan merujuk hasil survey serologi penyakit frambusia pada 2.500 anak usia 13 bulan s/d 59 bulan yang tersebar di 50 desa wilayah kerja 10 Puskesmas. Yakni; Puskesmas Kemalo Abung, Semuli Raya, Tata Karya, Bumi Agung, Karang Sari, Cempaka, Tulangbawang Baru, Kubu Hitu, Ogan Lima dan Tanjung Raja mulai 29 April 2019 s/d 4 Mei 2019. 



Tim yang terdiri dari Dinkes Lampung Utara, Dinkes Propinsi Lampung dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), tidak menemukan kasus reaktif penyakit tersebut atau dalam hal ini hasil tes negatif untuk penyakit frambusia.

"Hasil tes darah saat pelaksanaan servei serologi frambusia ada 2.500 balita tersebar di 50 desa di wilayah kerja 10 puskesmas, pihaknya tidak menemukan kasus reaktif penyakit tersebut atau dalam hal ini hasil tes negatif" ujarnya pada Lampost.co.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR