KALIANDA (Lampost.co) -- Memasuki musim panen, hasil produksi padi musim rendeng di Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, turun. Jika dibanding dengan musim panen sebelumnya hasil produksi pertanian di desa tersebut turun 2 ton per hektare (ha).

Purwanto (35) salah satu petani di Desa Baktirasa mengatakan pada panen musim rendeng tahun ini produksi padinya turun hingga 2 ton per ha. Dimana, tahun ini rata-rata produksi padi hanya mencapai 6-7 ton per ha. Padahal tahun sebelumnya mencapai 8-9 ton per ha.



"Tahun ini produksi padi di desa kami pada turun. Hal ini dikarenakan beberapa bulan lalu turun hujan yang berlebihan sehingga perkembangan turun.  Bahkan, ada yang akibat terendam banjir," kata dia

Hal senada diungkapkan, Yanto (42) petani lainnya. Dia mengatakan penurunan hasil panen tahun ini karena faktor alam yakni banjir sehingga petani terpaksa mengulang menanam kembali.

"Kalau disini kalau sudah telat pasti ada saja gangguan hama. Jelas, hama itu akan mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan tanaman padi menjadi rusak dan hasil produksi tidak maksimal," ujarnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR