BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Hasil sidang mediasi antara PAN dan KPU Lampung yang digelar Bawaslu Provinsi Lampung di Kantor Sentral Gakkumdu Jalan Jendral Sudirman, Bandar Lampung, Senin (13/8/2018) meyatakan bahwa dari 16 orang bacaleg tidak memenuhi syarat, 15 orang bacaleg PAN memenuhi syarat.

Ke-15 caleg PAN yang dinyatakan TMS dan melalukan gugatan tersebut diantaranya Dapil 2 meliputi Yuni Rikas Artika, Junaidi, Malihatun, Desi Kumalasari, Dewantara. Dapil 3 yaitu Budi Hartati, Mey Ernita, Matindra Rafiudien Rasyied, Dapil 5 atas nama Misliyanti dan Dapil 6 atas nama Rachmat. Kemudian di Dapil 7 ada Agustin Syarifatunnisa, Sherly Indriana Nasution, Bonanza Kesuma, Dessy Puspita Sari Rusdiana. Kemudian Dapil 8 ada Ningsih. 



Ketua Bawalsu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengatakan ada 15 orang bacaleg yang dinyatakan memenuhi syarat tersebut harus melengkapi pemberkasnya di KPU Provinsi Lampung pada Selasa (14/8/2018) sampai pukul 16.00 WIB.
"Bacaleg TMS tersebut mengakibatkan kekosongan di Dapil 2, 3 dan 7 karena kuota perempuannya tidak mencukupi. Kita gelar mediasi untuk mempertemukan pihak-pihak untuk membuat kesepakatan," katanya di Kantor Sentral Gakkumdu Jalan Jendral Sudirman, Bandar Lampung, Senin (13/8/2018).

Ia mengatakan nantinya pihak KPU akan melakukan perbaikan terhadap keputusan berita acara mengenai daftar calon sementara (DCS). Ia mengatakan sesuai dengan Perbawaslu Nomor 18 Tahun 2018 tentang tata cara penyelesaian sengketa, Bawaslu membuka ruang kepada bacaleg yang TMS melakukan permohonan penyelesaian sengketa.

"Bawaslu diberikan kewenangan membuat kesepakatan untuk menyelesaikan sengketa. Tahapannya kita menggelar mediasi didalam forum yang tertutup mendengarkan para pihak dan termohon. Kita mengakomodir pelapor dan terlapor untuk membuat kesepakatan," katanya.

Dalam forum mediasi tersebut, Bawaslu melihat pokok permohonan satu persatu dimana kendalanya. Ia juga mengatakan bacaleg yang dinyatakan tidak memenuhi syarat tersebut seperti ada kendala diinstansi lain seperti saat mengurus SKCK, surat keterangan pengadilan dan sebagainya. 

"Ada bekas-berkas administrasi yang sudah sedang diurus diinstansi lain tapi tahapan terus berjalan menurut pemohon (partai politik.red). Maka di forum mediasi ini untuk menerima perbaikan tersebut," katanya.

Sekretaris DPW PAN Provinsi Lampung, Ahmad Iswan H Cahya mengatakan bahwa pihaknya memenuhi syarat yang sudah ditentukan. Dari 16 orang bacaleg yang TMS ada 15 orang yang dinyatakan memenuhi syarat. "Insyaallah sudah beres. Semuanya diakomodir, kita buat kesepakatan karena memang kendalanya ada dipihak ketiga saat mengurus pemberkasan. Cuma ada 1 orang bacaleg yang tidak memenuhi syarat," katanya.

Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Hukum, M. Tio Aliansyah mengatakan pihanya menghadiri sidang mediasi yang digelar oleh Bawalsu Lampung. Pihak KPU Lampung siap mengikuti hasil dari keputusan Bawaslu. "Kita ikuti keputusan Bawaslu," katanya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR