BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Penyidik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung melontarkan 20 pertanyaan saat memeriksa istri Mantan Kepala LP Kelas IIA Kalianda Gunawan Sustrinadi, yakni Andriani Dewi pada Jumat (29/6/2018).

Andriani Dewi yang ditemani kuasa hukumnya dicecar sekitar 20 pertanyaan yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.
Kabid Brantas BNNP Lampung Richard PL Tobing mengatakan, selain menggali tentang profil Andriani Dewi dan keterkaitannya antara tersangka napi Pengendali Narkoba Marzuli dengan Muchlis Adjie selaku mantan Kepala LP yang telah jadi tersangka, penyidik juga meminta dua buah rekening Andriani untuk diperiksa.
"Jadi halaman depan dua buku rekening beliau kita fotocopy dan dikirim ke Direktorat TPPU BNN Pusat, dan dicek ke PPATK, apakah ada dugaan aliran dana ke dia," ujarnya kepada Lampost.co, Jumat (29/6/2018).
Selain itu, dari pemeriksaan awal Andriani mengaku yang mengenalkan Marzuli ke Muchlis Adjie. Namun, perkenalan tersebut melalui orang tua Marzuli yang minta dikenakan atau Dititipkan ke Muchlis.
"Jadi Marzuli kan di dalam, katanya orang tuanya yang minta, itu diakui beliau (Adriani), kita masih mendalami, apa urgensinya, seakan-akan ada tongkat estafet," kata Richard.



Disinggung soal apakah Andriani menerima dana segar, atau sejumlah uang masih didalami. Tetapi, diketahui bahwa Andriani menikmati aset berupa rumah milik Marzuli yang ditinggalinya, bahkan sampai saat penangkapan Marzuli, sang anak Andriani masih tinggal di rumah tersebut.
"Ya imbalannya ada cuma masih kita kembangkan apa berbentuk uang atau aliran via transfer, tapi yang jelas rumahya Marzuli ditinggali dia,"katanya.
Selain itu, kedepannya BNNP bakal memanggil Kadivas Kanwil Kemenkumham Edi Kurniadi sebagai saksi, kendati belum dijadwalkan secara resmi.
"Kedepannya Kadivas akan kita panggil, kalau suami Andriani mantan Kepala LP, ya kemungkinan, apa emang ada peran Gunawan terhadap Andriani (red perintah), karena di BAP awal, Andriani yang mengenalkan,"katanya.
Namun, untuk pemanggilan Gunawan yang kini menjabat Sebagai Kepala LP Kelas IIA Paledang Bogor, harus menunggu hasil gelar perkara bersama dengan Kepala BNNP Lampug Brigjenpol Tagam Sinaga.
"Kalau dari gelar Perkara, ada bakal kita panggil Gunawan, sang istri sepertinya nanti kita panggil lagi," ungkapnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR