LIWA (Lampost.co) -- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Kamis (21/6/2018) tampak kecewa saat melaksanakan sidak kehadiran pegawai pada hari pertama wajib ngantor setelah cuti bersama lebaran di Kantor Kecamatan Batubrak.

"Kemana pak camatnya kok malah dia sebagai pimpinan yang tidak masuk kerja, ada apa ini," kata Parosil.



Parosil menegaskan, sidak hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama ini dilaksanakan adalah sebagai ajang silahturahmi pihaknya bersama jajaran. Diharapkan sidak ini dapat dijadikan sebagai motivasi kinerja untuk kedepanya lebih giat lagi.

Saat diminta komentarnya terkait ketidakhadiran camat Batubrak Hamrawi itu, Parosil, mengaku pihaknya akan memanggilnya terlebih dulu untuk  meminta penjelasanya secara langsung guna mengetahui penyebabnya, apakah yang bersangkutan malas atau ada hal lain.

"Siapa tau ada masalah lain yang menyebabkan dia tidak bisa hadir atau ada masalah dalam intern di kantor yang dipimpinya itu, kita belum jelas," kata dia.

Sementara di Puskesmas Way Tenong, saat diabsen terdapat dua ASN yang tidak masuk tanpa keterangan. Bagi mereka yang tidak masuk akan diberikan teguran melalui pimpinanya.

Kemudian dikingkungan Pemkab Lambar dari 1.008 pegawai yang bertugas dilingkungan Pemkab Lampung Barat, terdapat 4 orang ASN yang tidak masuk tanpa keterangan. Kemudian 6 cuti hamil dan ada yang izin karena sakit.

"Itu jumlah pegawai Pemkab diluar kecamatan, Puskesmas dan sekolahan," kata Sekkab Lambar Akmal Abdul Nasir.

Untuk mengecek kehadiran pegawai ini, kata Akmal, pihaknya membentuk tiga tim. tim 1 yaitu tim yang dipimpin oleh bupati langsung didampingi satker terkait melaksanakan sidak kr kecsmatan dan Pusekmas. Kemudian tim 2 yaitu wabup didampingi satker terkait dan tim3 adalah Sekda bersama anggota dari satker terkait. Tim 2 dan Tim3 sidak ke OPD.

Wabup Lampung Barat Mad Hasnurin, mengaku gembira karena tingkat kehadiran pegawai dilingkungan Pemkab Lambar setelah cuti bersama lebaran cukup tinggi yaitu mencapai 98%.

"Hasil pemantauan kita ke seluruh kantor-kantor kehadiran pegawai cukup tinggi," kata Mad Hasnurin.

Untuk pegawai yang tidak masuk tanpa keterangan, kata dia, nanti akan diserahkan kepada pimpinanya agar diberikan teguran secara berjenjang. Teguran itu nantinya ditembuskan kepada bupati dan sekretaris kabupaten.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR