KALIANDA (lampost.co) -- Sejak sebulan terakhir, harga tandan buah segar (TBS) sawit di beberapa kecamatan, di Lampung Selatan, merambat naik. Saat ini bahan baku minyak goreng itu menyentuh harga Rp1.250/kg.

Kenaikan harga kelapa sawit itu, membuat gairah beberapa petani setempat. Karena sebulan sebelumnya harga komoditas perkebunan itu hanya bertengger di harga Rp1.100/kg.
"Informasi dari pengepul, jika harga sudah naik," kata Rohim (38), petani sawit di Desa Banjarsuri, kecamatan Sidomulyo, Sabtu (9/9/2017).



Sistem penjualan para petani setempat, kata dia, membawa hasil panen ke tepi jalan. Selanjutnya, pengepul datang untuk menimbang dan diangkut ke gudang.
"Dari kebun kami bawa ke tepi jalan, pengepul datang sore hari, menimbang barang dan lakukan pembayaran," ujarnya.

Hal senada diungkap petani sawit di Desa Batuliman Indah, Kecamatan Candipuro, jika TBS sawit naik tipis dari harga sebelumnya.
"Ada kenaikan harga sawit," kata Tono (52) kepada lampost.co.

Dijelaskannya, petani di desa setempat sangat bergantung dengan Kenaikan harga sawit. Sebab perkebunan sawit merupakan komoditas utama masyarakat setempat."Perkebunan sawit di sini sudah berintregasi dengan ternak sapi," katanya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR