MESUJI (lampost.co) -- Harga salah satu komoditas pertanian unggulan di Kabupaten Mesuji yakni singkong mulai turun. Dari Rp1.900/kg, kini menjadi Rp1.870/kg.

Bahkan di tingkat petani yang menjual ke lapak yang banyak tersebar di Kabupaten Mesuji, harga turun lebih jauh menjadi Rp1.620/kg.



Salah satu lapak pengepul singkong/ubi kayu di Desa Muktikarya, Kecamatan Pancajaya, membeli singkong petani Rp1.620/kg. "Ya harganya memang turun, karena di pabrik juga turun," kata Sulastri (55), pemilik lapak.

Ia juga mengatakan harga di tingkat petani juga bisa tinggi mendekati harga di pabrik jika kualitas ubi kayunya baik. "Kadang situasi seperti saat ini, singkong belum cukup umur sudah dicabut. Jadi kadar aci/tepungnya kurang, itu yang membuat harga juga turun," ujarnya.

Bahkan dalam satu pekan terakhir, ia hanya menemukan petani menjual singkong sebesar wortel. "Wah cuma sebesar-besar wortel sudah dicabut dan dijual, mungkin kebutuhan ekonomi jelang bulan puasa ini," katanya.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR