KALIANDA (Lampost.co) -- Harga komoditas pisang di tingkat petani naik mencapai antara Rp3.000 - Rp5.000 per tandan.

Mahesa (40), salah seorang petani mengatakan untuk pisang jenis janten berukuran besar kini harganya mencapai Rp11 ribu per tandan semula Rp8.000 per tandan. Sementara, pisang jenis kepok dijual Rp40 ribu semula harganya Rp35 ribu per tandan.



"Alhamdulillah, kini harga pisang naik. Tapi, pisangnya yang banyak tidak ada dan buahnya pun kecil-kecil. Sebab, kini musim kemarau. Sehingga, pertumbuhan pohon pisang kurang begitu baik," ujar dia, Minggu (26/8/2018).

Lebih lanjut dia, menjelaskan jika musim kemarau terus berlanjut. Maka, sudah dapat dipastikan perkembanganbiakan pohon pisang akan terlambat.

"Kami berharap musim kemarau ini segera berakhir. Sebab, lahan perkebunan di wilayah Desa Sukaraja, Kecamatan Palas ini semakin kering," jelas Mahesa yang merupakan warga Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Lamsel yang berkebun di lahan perkebunan Desa Sukaraja.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR