KOTABUMI (Lampost.co)--Panen raya, harga jagung di Kabupaten Lampung Utara anjlok, dari harga Rp2.800/kg menjadi Rp1.800/kg untuk jagung basah. Sementara jagung kering dari Rp3.300/kg menjadi Rp3.000/kg.

Kasbi Ahmad Zubairi (44), petani jagung di Desa Sukajadi, Kecamatan Abung Selatan, Rabu (7/2/2018), mengatakan harga jagung saat panen kali ini anjlok."Jika dibanding dengan harga saat panen sebelumnya, presentase penurunan untuk jagung basah sekitar 55,5 persen sedangkan jagung turun giling, turun berkisar 10 persen," ujarnya. 



Hasbi mengaku penurunan harga ini membuat petani tak mendapatkan keuntungan. Dalam 1 hektare areal jagung, modal yang dikeluarkan petani mulai dari pembelian bibit, upah tanam, pupuk, pestisida maupun biaya pembersihan lahan berkisar Rp4 juta s/d Rp5 juta dan untuk produktivitas hasil panen selama 4 bulan pemeliharaan berkisar 5 ton jagung basah. 
Petani berharap harga pemerintah setempat bisa menyetabilkan harga jagung agar petani bisa menikmati hasil panen.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR