KRUI (Lampost.co)--Warga di kabupaten Pesisir Barat mengeluh tingginya harga gas elpiji tiga kilogram yang saat ini Rp25 ribu/tabung.

Hal itu dikatakan seorang ibu di kecamatan Pesisir Tengah.
"Ya harga di warung kemarin saya beli Rp25 ribu per tabung elpiji tiga kilogram,"kata dia, Rabu (19/6/2019).



Kasi perdagangan dalam negeri Dinas Koperindag kabupaten Pesisir Barat,  Burhanudin,  ditemui di kantornya mengatakan  Harga Eceran tertinggi (HET) elpiji tabung tiga kilogram di kabupaten itu yakni Rp19 ribu/tabung gas. 
Pada Selasa (18/6-2019), kata dia sepengetahuan pihaknya Hiswanamigas Lampung mengadakan penjualan gas elpiji sibsidi di lokasi pasar Way Batu dan Lapangan Kuala,  Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah dengan harga Rp19ribu/tabung.
"Harga sesuai HET Rp19 ribu pertabung  yang mengadakan operasi pasar Hiswanamigas Lampung. Baru sekalian ini dilakukan operasi, selama saya disini (jadi kasi di koperindag) . Ada ratusan tabung yang dijual.  Jadwalnya memang satu hari itu saja.  Ya memang dari pantauan dan informasi yang kami dapatkan harga gas elpiji di warung warung atau kios di kabupaten ini bervariasi dijual Rp23ribu-Rp25ribu/tabung," ujarnya. 
Diadakan kemarin operasi di dua lokasi dibatasi pembelian, tiap orang hanya boleh dua tabung, kata Burhanudin. 

Namun kalau diperlukan kata Burhanudin,  kemungkinan kegiatan itu dapat dilakukan kembali misalnya terjadi lonjakan harga gas elpiji yang terus terjadi maka penjualan elpiji oleh Hiswanamigas dapat dilakukan kembali. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR