KALIANDA (Lampost.co) -- Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Lampung Selatan, melonjak tinggi hingga Rp60ribu per kilogram. Kenaikan harga cabai itu di akibatkan musim penghujan hingga merusak tanaman padi milik petani.

Bahrudin (40) salah satu pedagang sayur mayur di Pasar Inpres Kalianda mengatakan harga cabai mengalami kenaikan sebesar Rp20 ribu pe kg. Dimana, harga sebelumnya sebesar Rp40 ribu per kg.



"Sudah sepekan ini harga cabai merah naik, mas. Saat ini saya jual sebesar Rp60 ribu Naiknya harga tersebut akibat curah hujan yang terus menerus, sehingga tanaman cabai milik petani banyak yang rusak dan membuat pedagang kesulitan untuk mendapatkan pasokan cabai," katanya, Selasa (21/03/2018).

Bukan hanya itu, harga beras pun di Lamsel masih bertahan tinggi. Seperti yang diungkapkan, Syahdan (50) pejual beras di Desa Palembapang, Kecamatan Kalianda, mengatakan harga beras kualitas super masih bertahan sebesar Rp12 ribu per kg.

"Kalau yang super masih bertahan Rp12 ribu. Sama halnya dengan harga beras kualitas sedang sebesar Rp11.500 per kg dan kualitas asalan Rp10.300 kg. Yang jelas, saat mendekati musim panen ini harga beras belum ada penurunan," katanya.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR