KALIANDA (Lampost.co)--Sejak dua pekan silam, harga beras di beberapa Kecamatan di Lampung Selatan mengalami kenaikan rata-rata Rp1.000/kg.

Saat ini harga beras jenis IR-64 kualitas super Rp12 ribu/kg, kualitas sedang Rp11 ribu/kg dan biasa Rp10 ribu/kg, untuk  jenis muncul Rp10.500/kg dan asalan Rp9 ribu/kg.
"Semua jenis beras sudah naik seribu rupiah perkilonya," kata Leha (44), pedagang beras di pasar Sidomulyo, Selasa (26/12/2017).



Dijelaskannya, harga beras akan terus naik, karena pasokan beras dari petani lokal sudah semakin berkurang, seiring dengan berakhirnya musim panen. "Perkiraan pelan-pelan harga tersu naik, karena musim panen sudah lewat," kata dia.
Hal senada diungkap Cahyo (55) pedagang lainnya di Kecamatan Way Panji, jika pasokan beras berasal dari luar daerah.
"Beras sudah banyak dari luar daerah," ujarnya.
Para petani setempat, kata dia, masih menyimpan gabah untuk tabungan, sehingga pasokan berkurang. "Petani masih banyak yang simpan gabah untuk tabungan dan makan sendiri," katanya.

Sementara itu, Rosna (51), seorang pembeli mengungkapkan harga beras terus mengalami kenaikan beberapa pekan terakhir ini. "Pasti harga terus naik sampai musim panen nanti," keluhnya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR