BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Seluruh siswa mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMK) mulai aktif belajar mengajar di tahun pelajaran 2019/2020, Senin (15/7) lalu. Namun, di Kota Bandar Lampung masih saja ada sekolah yang nyaris tidak mendapatkan siswa.

Hal tersebut terlihat di SMA Sriwijaya Bandar Lampung, Jalan Sultan Agung Gang M. Bangsawan yang hanya memiliki 3 orang siswa dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) kemarin. Meskipun hanya diisi oleh 3 siswa, sekolah tersebut tetap melakukan kegiatan belajar mengajarnya.



Wakil Kepala SMA Sriwijaya Bandar Lampung, Destrin Purwantini membenarkan bahwa di sekolahnya hanya memiliki 3 orang siswa baru di tahun pelajaran 2019/2020. Ia menceritakan secara keseluruhan di sekolahnya ada 12 orang dengan rincian untuk kelas X (sepuluh) ada 3 orang, kelas XI (sebelas) ada 4 orang dan kelas XII (dua belas) ada 5 orang. Untuk dewan guru yang mengajar ada 16 orang yang 5 orang diantaranya telah bersertifikasi.

"Kedepan, kita ingin pemerataan juga. Pemerintah juga jangan hanya memperhatikan sekolah negeri. Sekolah swasta jugakan perlu diperhatikan, guru-guru kita juga sudah sarjana, kuliah diperguruan tinggi ternama, ada juga yang sertifikasi," kata Guru Bahasa Inggris saat di temui di sekolahnya, Jumat (19/7/2019).

Kemudian ia mengatakan bahwa pihaknya tidak mau sekolahannya ditutup. Ia ingin sekolah tersebut tetap berjalan kegiatan belajar mengajarnya. "Kita disini sama-sama belajar, siswa-siswinya juga mendapatkan ilmu juga. Jangan ditutup, kasian dong sekolah swasta," kata guru yang sudah mengajar sejak 2002 disekolah tersebut ini.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR