BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Perekrutan pekerja migran Indonesia melalui jalur ilegal masih marak di Lampung. Untuk itu Balai Pelayanan Penempatan & Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Lampung mendata penyalur pekerja migran.

Berdasarkan data BP3TKI Lampung, ada 160 perusahan penyalur pekerja migran Indonesia (PPMI) terdaftar resmi yakni berbadan hukum dan memiliki izin resmi dari Kementerian Tenaga Kerja. Sehingga pegawai penyalur pekerja juga memiliki Lisensi.



Kepala BP3TKI Lampung A. Salabi mengatakan, untuk pekerja semi skil, seperti pekerja bangunan, perkebunan, hingga domestik seperti asisten rumah tangga, memang harus disalurkan melalui perusahaan penyalur pekerja migran Indonesia resmi.

“Untuk jalur profesional seperti dosen, dan pekerja skill bisa mendaftar mandiri melalui email, rekrutmen hingga interview via internet. Selain itu penyaluran goverment to govemernt, pihak Indonesia baru bekerja sama dengan Jepang dan Korea,” katanya, Rabu (2/5/2018).

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR