JAKARTA (Lampost.co) -- Hansaplast bersama Palang Merah Indonesia (PMI) meluncurkan Buku Cerita Anak Siaga Hansaplast  yang khusus dibuat bagi anak-anak SD di Wisma Aldiron Jakarta.

Buku yang diluncurkan dalam gelaran Festival Anak Siaga Hansaplast ini terdiri atas 3 seri dan setiap seri buku akan dicetak sebanyak 15000 eksemplar. 



Buku Cerita Anak Siaga Hansaplast akan dibagikan kepada perpustakaan di SD yang telah mengikuti gerakan Anak Siaga Hansaplast serta kepada seluruh SD di Indonesia. 

Hadir dalam acara tersebut adalah anak-anak peserta edukasi dan praktik Pertolongan Pertama dari 30 SD beserta staf pengajar; perwakilan dari PMI,  perwakilan dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Tomasz Schwarz, Marketing Director PT Beiersdorf Indonesia, dan Setiawan Saputra, Marketing Manager Hansaplast.

Tomasz Schwarz, Marketing Director PT Beiersdorf Indonesia, podusen Hansaplast, mengatakan selama menjalankan gerakan Anak Siaga Hansaplast dari bulan Juli hingga Agustus 2018, Hansaplast bersama PMI telah mengadakan dua kali kunjungan ke 30 SD di Jakarta.

"Anak-anak peserta gerakan Anak Siaga Hansaplast bersemangat untuk menjadi Pahlawan Pertolongan Pertama dan dengan antusiasme tinggi mengikuti edukasi dan praktik yang diberikan oleh tim Palang Merah Indonesia,” ujar Tomasz Schwarz, Minggu (2/9/2018).

Anak-anak usia SD, katanya, berada pada masa di mana mereka ingin menjelajahi dunia di sekitar mereka untuk memenuhi rasa ingin tahu mereka yang tinggi, dan hal ini menjadi salah satu alasan bagi mereka menjadi aktif bergerak. Di saat seperti itulah anak-anak dapat terjatuh ataupun terbentur yang membuat mereka terluka dan memerlukan Pertolongan Pertama.

Hansaplast ingin mengedukasi anak-anak untuk dapat menangani dengan tepat situasi-situasi yang membutuhkan Pertolongan Pertama.

"Selain menangani diri mereka sendiri, kami juga ingin mereka dapat menolong orang lain dan menjadi pahlawan bagi orang-orang di sekitar mereka," kata Setiawan Saputra, Marketing Manager Hansaplast.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR