MENGUSUNG konsep modern bergaya semiindustrial, Kafe Liep'S menawarkan ruang kenyamanan di jantung kota Bandar Lampung. Dominasi kayu menyatu dengan material besi menghiasi setiap sudut yang menjadi pesinggahan para kaum urban.

Hawa sejuk dan tenang, langsung menyambut ketika pertama menginjakkan kaki di kafe yang lokasinya di Jalan Wolter Mongonsidi No. 33, Bandar Lampung. Lokasi kafe yang menjorok ke dalam dari jalan utama dan berada di belakang deretan ruko-ruko, sedikit menyingkirkan kebisingan jalanan kota.



Percikan air mancur serta hijaunya tanaman mengelilingi area kafe yang sebagian dindingnya dilapisi batu alam. Kenyamanan makin terasa, tatkala interior berornamen besi dan kayu saling berpadu apik. Hampir semua interior kafe ini menampilkan sentuhan kayu, seperti pada lantai, tangga, meja, kursi, serta beberapa hiasannya.

"Secara konsep kami lebih ke semiindustrial karena ada beberapa ornamen yang kami beri sentuhan besi," ujar pemilik Kafe Liep's, Wiwik, belum lama ini.

Ia menjelaskan kafe dengan dua lantai itu memiliki fungsi yang berbeda-beda tiap sudutnya. Lantai utama yang difungsikan sebagai tempat kasir dan dapur. Beberapa pasang meja dan kursi sengaja disiapkan di lantai dasar untuk pengunjung yang enggan naik ke lantai dua.

Untuk mempercantik lantai dasar, beberapa tanaman hias disematkan pada sudut ruangan berornamen kayu itu. Di lantai dua yang dihubungkan anak tangga kayu dengan sentuhan besi kuning kecokelatan diisi dengan deretan kursi untuk pengunjung. Perpaduan kayu, besi, dan kaca menghiasi hampir seluruh dinding lantai tersebut, memberikan kesan luas.

"Jadi dari dalam pengunjung bisa menikmati pemandangan luar dari balik dinding-dinding kaca," kata Wiwik.

Menurut dia, banyak pengunjung yang hadir untuk melepas penat, sekadar menikmati kesejukan dan kenyamanan dari hijaunya taman dan pepohonan. "Tempat ini memang sengaja agak masuk, tidak tepat tepi jalan, tujuannya supaya pengunjung bisa nyaman karena tidak terlalu bising."

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR