BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- PT Pertamina (Persero) Lampung menyiapkan satu unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bergerak dipintu gerbang jalan tol Pelabuhan Bakauheni selama arus mudik lebaran tahun 2018, berupa mobile dispenser dan kios BBM.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu menyediakan BBM jenis pertalite dan pertamax pada SPBU mobile ditengah rencana operasional jalan tol trans-Sumatera Bakauheni-Terbanggi Besar secara fungsional. Hal itu sebagai antisipasi kehawatiran pemudik terhadap pengisian BBM, karena belum memadainya fasilitas diproyek strategis nasional itu.



Salesman Excecutive Retail Pertamina, RM. Januari Adi menjelaskan Bakauheni diprediksi akan menjadi titik terpadat kendaraan. Sebab, keluar-masuk kendaraan di Sumatera-Jawa akan melintasi pelabuhan, sehingga menjadi wilayah paling rawan kemacetan.

Untuk mengantisipasinya, Pertamina menyiapkan mobile dispenser guna mengurangi beban pengisian BBM di SPBU sekitar Bakauheni. "Kami melihatnya Bakauheni itu akan menjadi titik kepadatan. Untuk itu kami siapkan mobile dispenser agar kendaraan yang keluar dari Bakauheni bisa mengisi disitu," kata Adi kepada Lampost.co, Minggu (13/5/2018).

Menurutnya, disiapkannya mobile dispenser itu ditujukan untuk mengurai kemacetan dan antrian panjang di SPBU. Sebab, jika pemprov meminta pihaknya untuk menambah persediaan premium, maka Pertamina yang hanya sebagai operator Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral itu tidak dapat mengabulkannya.

"Kalau menambah premium untuk menghindari macet itu bukan kewenangan kami, tetapi sebagai antisipasi lainnya kami siapkan mobile dispenser itu. Namun, untuk kali ini kami baru hanya menyiapkan satu unit dan kami letakkan di dekat Pelabuhan Bakauheni dengan kuota 18 kiloliter Pertamax dan Pertalite," ujarnya.

PENULIS

Effran Kurniawan

TAGS


KOMENTAR