LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 7 December
3180
Kategori Lampung
Editor Sri Agustina
LAMPUNG POST | Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru 2018, ASDP Siapkan 32 Kamera Pengintai
PT ASDP cabang Bakauheni menyiapkan 12 loket tiket penumpang jalan kaki hadapi libur Natal dan Tahun Baru 2018. Nampak sejumlah penumpang jalan kaki membeli tiket di loket, Kamis (7/12/2017). (Lampost/Aan Kridoaksono).

Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru 2018, ASDP Siapkan 32 Kamera Pengintai

KALIANDA (Lampost.co)--PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)  cabang Bakauheni bersama Kantor Kesyahbandaran danb Otoritas Pelabuhan (KSOP)  kelas V Bakauheni dan pemangku kepentingan terus membenahi fasilitas pelabuhan, infrastruktur dan kesiapan armada kapal untuk menghadapi angkutan libur Natal dan Tahun Baru 2018. Diprediksi penyeberangan Bakauheni-Merak  akan meningkat sekitar 3-5 persen dibanding  tahun lalu. 
Meski karakteristik libur Natal dan Tahun Baru berbeda dengan libur Lebaran Idulfitri, ASDP bakal memaksimalkan pelayanan dengan mengerahkan 27-30 kapal feri setiap hari, dari jumlah 56 kapal yang beroperasi di lintasan Pelabuhan Bakauheni-Merak.

Persiapan lain yakni menambah jumlah loket penumpang jalan kaki dari 8 loket menjadi 12 loket, Sedangkan untuk loket tiket kendaraan, ASDP menyiapkan sebanyak 12 loket, dengan rincian 4 loket tiket sepeda motor dan 8 loket tiket kendaraan roda empat. 

Pintu Pelabuhan Bakauheni. (Foto:Lampost/Aan Kridolaksono)


“Kesiapan armada, fasilitas pelabuhan dan infrastruktur terus kita benahi untuk menghadapi peningkatan pengguna jasa saat libur Natal dan Tahin Baru. Kami berharap pengguna jasa aman, lancar, nyaman dan selamat sampai tujuan," kata General Manager PT ASDP cabang Bakauheni,  Anton Murdiantono, kepada Lampost.co, Kamis (7/12/2017).

Tak berbeda saat menghadapi Lebaran Idulfitri lalu,  ASDP juga mengutamakan keamanan pengguna jasa dengan memasang 32 unit kamera pemgintai (CCTV) titik keramaian,  diantaranya  pintu masuk dan keluar hingga ujung dermaga 1 sampai dermaga VII. Perbaikan pelayanan ini, ujar dia, guna memenuhi aspek keselamatan, keamanan dan  standar pelayanan yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 37 Tahun 2015  tentang Standar Pelayanan Penumpang Angkutan Laut.
“Selain kamera pengintai, sekitar 128 personel gabungan juga menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jasa selama di darat dan di laut,”  ujar Anton. 
Menurutnya, masa angkutan llibur Natal dan Tahun Baru 2018  dimulai tanggal 18 Desember 2017 sampai 8 Januari 2018. 

Menanggapi kekhawatiran pengguna jasa akan berlanjutnya kondisi cuaca ekstrem yang melanda Indonesia hingga akhir Desember nanti. Anton mengaku telah berkoordinasi dengan KSOP,  BMKG dan Gapasdap serta instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti penutupan dermaga yang berdampak pada kemacetan.
"Untuk perjalanan kapal dari  Bakauheni ke Merak normalnya kan dua jam, satu jam untuk berlayar, satu jam untuk bongkar, satu jam untuk muat, tapi jika kondisi cuaca ekstrem dan ombaknya tinggi maka kapal akan takut untuk merapat, dan hal ini akan merubah jadwal. Dengan kondisi ini saya harap pengguna jasa bisa mengerti,” kata Anton di dampingi Manager operasional PT ASDP cabang Bakauheni Sugeng Purwono. 
Di lain sisi,  Kantor ke Syahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)  kelas V Bakauheni dibantu Marine Inspektor telah  melakukan uji petik secara acak terhadap kapal yang beroperasi dilintasan Pelabuhan Bakauheni-Merak.

LAMPUNG POST

BAGIKAN

TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv