BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sekolah Menengah Keatas (SMK) terus berbenah untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten dan siap bersaing didunia kerja. Maka dari para stakeholder terus mensinkronisaikan kurikulumnya sesuai industri dan kebutuhan pasar.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Negeri Kota Bandar Lampung, Moh. Edy Harjito. Ia mengatakan pemerintah mencanangkan revitalisasi SMK. Pihak sekolah terus menggandeng industri untuk terus bersinergi.



"Kita di sekolah harus jemput bola mengandeng industri untuk bekerjasama. Kemudian kurikulum yang digunakan mensinkronisasikan kepada dunia industri," katanya kepada Lampung Post, Senin (1/7/2019).

Kemudian ia mengatakan seperti disekolahnya SMK Negeri 1 Bandar Lampung ada kurikulum industri yakni pihaknya bekerjasama dengan Alfamart yang kurikulum jurusannya disesuaikan dengan kebutuhan Alfamart. Kemudian di SMK Negeri 3 Bandar Lampung, ada jurusan perhotelan maka kurikulumnya disinkronkan dari Hotel Novotel.

"SMK inikan harus bisa kreatif membaca peluang dunia kerja. Maka dari itu yang bisa kita lakukan disekolah ialah melakukan kerjasama industri, sinkronisasi kurikulum, networking industri, dan pelatihan wirausaha. Sehingga anak-anak bisa berkarya," kata Kepala SMK Negeri 1 Bandar Lampung ini.

Untuk di Bandar Lampung 70 jurusan jenis kompetensi keahlian yang tersebar di 146 Rombongan Belajar di 9 SMK Negeri di Kota Tapis Berseri. Untuk jurusan terbanyak berada di SMK Negeri 2 Bandar Lampung yakni ada 12 kompetensi keahlian. Sementara untuk jurusan yang sedikit berada di SMK Negeri 9 Bandar Lampung yakni kompetensi 1) Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, 2) Sistem Informatika, Jaringan dan Aplikasi, 3) Bisnis Daring dan Pemasaran, 4) Akuntasi dan Keuangan Lembaga. 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR