LIWA (Lampost.co)-- Untuk menghadapi arus mudik lebaran Idulfitri mendatang, petugas Dinas Perhubungan Lampung Barat kini mulai mengintensifkan pemantauan terhadap kondisi jalan terutama pada titik jalan yang dinilai rawan bencana. Sekretaris Dinas Perhubungan Lampung Barat Burlianto Eka Putra mendampingi Kadis Perhubungan Jaimin, Minggu (19/5/2019), mengatakan pemantauan dilaksanakan secara intensif adalah untuk memastikan bahwa keberadaan jalan lintas itu aman untuk dilintasi.

Menurutnya, pemantauan terus dilaksanakan karena banyak titik jalan lintas di wilayah Lambar yang rawan bencana. Untuk titik jalan yang kondisinya rawan bencana, pihaknya telah melakukan pemasangan rambu-rambu lalu lintas berupa pemasangan plang peringatan agar pengemudi berhati-hati. Pemasangan plang/spanduk peringatan itu dipasang mulai dari jarak sekitar 10-20 meter dari lokasi titik rawan bencana. Menurutnya, sampai saat ini ada beberapa titik jalan yang sudah dipasang plang peringatan itu antara lain jalan longsor di Kecamatan Sumberjaya.



Kemudian ada jalan yang rawan longsor yaitu di Pekon Kenali dan lainya. Pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jalan lintas menjelang arus mudik berlangsung. Untuk.jalan yang kondisinya dinilai akan membahayakan maka akan dipasang plang peringatan sekitar 10-20 meter sebelum lokasi. Hal ini dimaksudkan agar pengemudi bisa mengetahui kondisi jalan yang akan dilintasi sehingga pengemudi bisa mengendalikan laju kendaraanya dengan baik.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR