KALIANDA (Lampost.co)-- Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi menyatakan puncak arus balik di Pelabuhan Bakauheni telah terjadi sejak Sabtu (8/6/2019). Sementara mencapai puncaknya hari ini, Minggu (9/6/2019). Dimana arus balik peumpang jalan kaki, sepeda motor dan kendaraan pribadi meningkat signifikan dibanding hari sebelumnya. "Hingga siang ini, jumlah pemudik arus balik meningkat signifikan, terutama kendaraan roda empat yang mencapai 43%, sepeda motor naik 42% dan penumpang pejalan kaki naik 10% fibandingkan hasi sebelumnya," kata Ira saat meninjau kondisi arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Minggu (9/6/2019).

Ia menjelaskan sepanjang Sabtu (8/6) pagi hingga Minggu (9/6) pagi tercatat 23.158 penumpang jalan kaki, 14.697 unit sepeda motor dan 19.069 kendaraan mobil telah menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten. "Untuk meghadapi Lonjakann pemudik arus balik, kami telah menyiapkan 8 poin langkah antisipasi. Kami juga akan mengevaluasi layanan sistem baru yang memicu antrean," imbuhnya.



Namun dari dari delapan poin itu, ungkap Ira, ASDP akan fokus dalam hal bongkar muat kapal, bypass data manifes, penggunaan kapal ukuran besar, pergantian kapal, serta penerapan diferensiasi diskon tarif tiket kapal bagi kendaraan golongan IVA (mobil pribadi). "Penerapan saat arus balik ini diharapkan pelayanan terhadap pengguna jasa berjalan lebih lancar khususnya di lintasan tersibuk Merak-Bakauheni," pungkasnya.

Sementara itu pantauan Lampung Post hari makin siang, arus balik pemudik dari Sumatera kian menbludak. Arus balik pemudik yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten itu didominasi penumpang pejalan kaki, sepeda motor dam kendaraan pribadi. Bahkan petugas memberlakukan sistem buka tutup terhadap penumpang yang sudah mendapatkan tiket saat naik kapal. Sementara pantuan di luar tollgate Pelabuhan Bakauheni, ribuan kendaraan pribadi mengular sepanjang 1km diruas jalan tol, jalinsum dan jalinpantim. Sedangkan arus balik pemudik sepeda motor menuju loket tiket mengular sepanjang 1km hingga jalinsum pasar Bakauheni.

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR