BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Guru harus melakukan inovasi-inovasi dalam bidang pendidikan, khususnya dalam praktik pembelajarannya. 
Inovasi-inovasi tersebut dapat dilakukan dengan membuat artikel ilmiah yang berguna sebagai syarat untuk kenaikan pangkat. 
“Bagi guru-guru PNS yang ingin naik pangkat dan golongan, salah satu syarat guru tersebut harus memiliki karya tulis ilmiah. Apalagi persyaratan untuk pangkat pembina (IV/a) ke pembina tingkat I (IV/b),” ujar Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah Provinsi Lampung Undang Rosidin, saat ditemui pada Pelatihan Menulis Artikel Ilmiah serta Mempublikasikannya bagi Guru SMK. 

Pelatihan yang dilaksanakan pada Rabu (10/10/2018), di aula pertemuan Penginapan Nuwono Tasya, Rajabasa, Bandar Lampung, itu dihadiri 30 guru SMK. Guru-guru SMK yang hadir adalah guru SMK Muhammadiyah wilayah Bandar Lampung, Metro, Tanggamus, Pesawaran, dan Lampung Tengah. Guru yang hadir adalah guru-guru yang sudah memiliki bahan dan telah melakukan penelitian sebelumnya. 



Pelatihan yang diselenggarakan pada Rabu (10/10/2018) dan Selasa (16/10/2018) itu diselenggarakan oleh tim Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Lampung yang bekerja sama dengan guru-guru SMK yang ada di naungan Muhammadiyah. 

Undang menuturkan pada pelatihan yang dihelat tersebut guru-guru SMK diberikan materi, teori, dan teknis penulisan artikel ilmiah. "Setelah selesai mereka diberikan tugas untuk menyusun artikel ilmiah dan pada Selasa (16/10), tugas dikaji dan dipresentasikan sehingga dapat menjadi karya ilmiah yang layak diterbitkan," kata dia. 

Dia menambahkan inovasi pembelajaran dalam bentuk artikel dapat ikut diterbitkan sehingga kualitas artikel ilmiah harus baik. “Minat guru sudah tinggi untuk membuat artikel ilmiah, tetapi harus didasari kemampuan dan kesempatan yang mau menampung karya-karya,” ujarnya. 

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR