BANDAR LAMPUNg (lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung segera membuatkan surat penugasan untuk 5.375 guru honorer SMA/SMK negeri se-Lampung. Para guru honorer ini yang telah didata Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung.
Kepala Disdikbud Lampung Sulpakar mengatakan isi surat penugasan itu menyatakan benar yang bersangkutan mengajar di suatu sekolah.
Menurutnya, konsep surat penugasan saat ini sedang dikonsultasikan di biro hukum Pemerintah Provinsi Lampung. Sebelum benar-benar dibuat dan ditandatangani pejabat berwenang.
“Sekarang masih dalam proses di biro hukum pemprov. Bila sudah selesai konsepnya, segera dibuatkan surat penugasan kepada masing-masing guru SMA/SMK se-Lampung,” kata dia saat dihubungi, Kamis (28/12/2017).
Sulpakar menegaskan pembuatan surat penugasan kepada guru SMA/SMK oleh pemda penting. Sebab, menjadi salah satu persyaratan yang ditetapkan Pemerintah Pusat untuk memperoleh gaji, yang dikeluarkan melalui dana bantuan operasional sekolah (BOS). Selain itu juga, untuk memperoleh data pokok pendidik (dapodik) dari Kemendikbud.
“Kami hanya menerbitkan surat penugasan saja untuk para guru SMA/SMK ini. Sebab, telah menjadi persyaratan dari Pemerintah Pusat dalam pemberian gaji yang akan menggunakan dana BOS,” ujarnya.

Sistem Penggajian



Setelah mendapat surat penugasan, Sulpakar menjelaskan sistem penggajian akan menggunakan dana BOS. Besarannya 15% dari dana yang diterima sekolah.
“Pemberian gaji bagi guru honorer akan disesuaikan dengan jumlah guru yang telah didata masing-masing sekolah. Namun, harus berdasarkan petunjuk penggunaan BOS. Yang pasti, tidak boleh melebihi dari angka 15%,” kata dia.
Menurutnya, sistem penggajian menggunakan dana BOS bagi para guru honorer SMA/SMK di Lampung, akan diberlakukan mulai 2018 atau semester genap pada tahun pelajaran 2017/2018.
“Insya Allah, semuanya dapat berjalan dengan lancar sesuai yang diharapkan. Kami melakukan ini semua untuk para guru agar mereka dapat mengajar dengan baik dan terlindungi. Sebab, guru mempunyai tugas mulia yakni mencerdaskan anak bangsa,” kata mantan Pj Wali Kota Bandar Lampung itu.

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR