BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Guru honorer SMP se-Bandar Lampung mempertanyakan belum cairnya dana Insentif sebesar Rp200 ribu perbulan sejak Januari 2018 lalu. 

Salah satu guru SMPN yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, insentif biasanya cair setiap enam bulan sekali. Berdasarkan jadwal pencairan seharusnya insentif telah diterima guru honorer ini pada Juni lalu.  



"Iya biasanya enam bulan sekali, seharusnya Juni kemarin cair untuk insentif dari Januari 2018," kata dia saat ditemui lampost.co, Rabu (29/8/2018).

Wanita berhijab ini mengaku telah menandatangani SPJ pencairan  sejak sebelum lebaran lalu. "Tapi sampai sekarang belum turun uangnya, terakhir cair itu desember lalu saat kami demo ke kantor Gubernur," ujarnya. 

Ia berharap pemerintah kota Bandar Lampung segera mencairkan uang insentif tersebut. Jangan sampai SPJ yang telah ditandatangani oleh para guru honorer ini disalahgunakan oleh oknum tertentu.

"Karena bukan hanya 30 orang guru honorer di SMP saya saja. Tapi semua SMP se-Bandar Lampung, jumlahnya bisa ribuan," katanya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR