WAY KANAN (Lampost.co)--Kampung Bengkulu, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan jadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-15 tingkat Kabupaten setempat. 

Hal itu disampaikan, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kabupaten Way Kanan Abu Kori, saat memimpin rapat teknis MTQ Ke-15 Tingkat Kabupaten Way Kanan Tahun 2018, di Aula PKK, Selasa (4/9/2018). 



Mewakili Bupati Kabupaten Way Kanan, Asisten I Abu Kori, mengatakan segala persiapan yang diperlukan harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya agar MTQ dapat berjalan dengan baik dan lancar. Kepada panitia agar dapat saling berkoordinasi terkait persiapan dan kendala yang terjadi.
“Dari pihak kecamatan kita berharap agar peserta yang diikutsertakan lomba adalah penduduk asli kecamatan tersebut, karena pemenang dari lomba MTQ tingkat Kabupaten ini akan menjadi bibit dan perwakilan Kabupaten Way Kanan dalam mengikuti lomba MTQ tingkat Provinsi Lampung yang akan datang,” terang dia.

Abu Kori, juga mengingatkan kepada panitia Kabupaten dan Kecamatan untuk meninjau kembali lokasi perlombaan apabila peserta dari kecamatan-kecamatan sudah mendaftar guna melihat kuota dan kesiapan lokasi perlombaan dengan berkoordinasi dengan camat dan panitia kecamatan.

Ditempat sama, Panitia perlombaan MTQ Ke-15 Tingkat Kabupaten Way Kanan, Sudarno, mepaparkan bahwa tempat pelaksanaan MTQ Ke-15 Tingkat Kabupaten Way Kanan tahun 2018 akan dilaksanakan di Kampung Bengkulu Kecamatan Gunung Labuhan. 

Dengan tujuh mimbar termasuk arena utama serta ketentuan peserta yaitu peserta MTQ merupakan penduduk Provinsi Lampung, peserta MTQ bukan merupakan peserta Lampung yang terdaftar dan atau didaftarkan sebagai peserta MTQ diluar Provinsi Lampung Tahun 2018, dan peserta yang sudah menjadi Juara I MTQ Tingkat Provinsi dan Tingkat Kabupaten Way Kanan tahun 2016 sampai 2018 tidak boleh menjadi peserta MTQ Tahun 2018 dalam golongan yang sama.

MTQ Ke-15 Tingkat Kabupaten Way Kanan Tahun 2018 akan memperlombagan tujuh cabang dan golongan perlombaan yaitu Cabang Tilawah Al-Quran dengan Golongan Tartil, Golongan Anak-anak dan Golongan Remaja, Golongan Dewasa, Golongan Cacat Netra, Golongan Qira’at Mujawwad Remaja, Golongan Qira’at Mujawwad Dewasa, Golongan Qira’at Murratal Remaja dan Golongan Qira’at Murratal Dewasa. Pada Cabang Hifdzil Quran perlombaan dengan Golongan 1 Juz dan Tilawah, Golongan 5 Juz dan Tilawah, Golongan 10 Juz, Golongan 20 Juz dan Golongan 30 Juz.

Sementara untuk Cabang Tafsir Al-Quran dengan Golongan Tafsir Bahasa Arab dan Golongan Tafsir Bahasa Indonesia. Kemudian akan diperlombakan juga Cabang Fahmil Quran, Cabang Syahril Quran, dan pada Cabang Khath Al-Qur’an dengan Golongan Naskah, Golongan Hiasan Mushaf, Golongan Dekorasi dan Golongan Kontemporer dan terakhir yaitu perlombaan dengan Cabang Lomba Makalah Ilmiah Al-Quran, ungkapnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR