BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Masyarakat sebagai pemilih harus taat aturan dalam menyalurkan hak pilihnya dalam pemilihan umum (Pemilu) 17 April 2019. Apabila ada masyarakat yang menggunakan hak pilihnya lebih dari sekali di satu TPS atau lebih akan mendapatkan sanksi pidana.

Hal tersebut diatur dalam Undang Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Pada pasal 516 berbunyi Setiap orang yang dengan sengaja pada waktu pemungutan suara memberikan suaranya lebih dari satu kali di satu TPS/TPSLN atau lebih, dipidana dengan pidana penjara paling lama 18 bulan dan denda paling banyak Rp18 juta.



Kemudian pada pasal 533 berbunyi Setiap orang yang dengan sengaja pada saat pemungutan suara mengaku dirinya sebagai orang lain dan/atau memberikan suaranya lebih dari 1 (satu) kali di 1 (satu) TPS atau lebih dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dan denda paling banyak Rp18 juta.

"Bawaslu mengimbau untuk tidak menggunakan C6 orang lain atau memilih lebih dari satu kali karena ada sanksi pidana jika ada pemilih yang menggunakan hak pilihnya lebih dari sekali di lebih dari satu TPS bisa dilakukan pemungutan suara ulang tapi kalau hanya di satu TPS hanya pidana saja tapi kalau lebih dari satu TPS bisa pidana dan pemungutan suara ulang," kata Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah di sela Rakor Stakeholder di Hotel Sheraton, Bandar Lampung, Senin (15/4/2019). 

 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR