KALIANDA (Lampost.co) -- Rumah Bowo (38) warga desa Sidoasih kecamatan Ketapang, kabupaten Lampung Selatan, yang menjadi gudang penyimpanan kebutuhan budidaya tambak udang ludes terbakar, Rabu (24/4/2019) dini hari.

Akibat musibah tersebut korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp100 juta.



Plt Kabid Damkar Kantor Pol PP dan Damkar Lampung Selatan, Rully mengatakan peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada sekitar pukul 02.15 WIB.  Ia menduga rumah sekaligus gudang penyimpanan kebutuhan budidaya tambak udang milik warga di desa Sisoasih, kecamatan Ketapang, itu terbakar akibat arus pendek listrik.

"Dugaan awalnya karena konsleting arus listrik," terang Rully.

Api bisa dipadamkan setelah sekitar 1 jam mobil Damkar tiba di lokasi kejadian Pemadaman api juga dibantu masyarakat sekitar.  

"Api dengan cepat membesar, karena rumah tersebut tempat menyimpan logistik  tambak. Termasuk oba-obatan berbahan kimia untuk keperluan tambak yang mudah terbakar," ungkap Rully. 

Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Pemilik gudang Bowo memperkirakan mengalami kerugian hingga Rp100 juta. “Seluruh bahan dan obat-obatan untuk tambak ludes terbakar,” ujar Bowo.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR