BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo terus memperjuangkan rekrutmen jumlah guru di Lampung agar terus ditambah. Pasalnya, saat ini rasio guru dan murid sudah tidak berimbang lagi. "Saat ini jumlah guru di Lampung masih kurang. Akibatnya, banyak sekolah yang jumlah gurunya tidak mencukupi dengan jumlah murid," kata Gubernur saat diwawancarai, Minggu (17/12/2017).
Hal tersebut juga sempat dikatakan Gubernur Ridho dalam sambutannya pada peringatan Hari Guru dan hari ulang tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Lampung di Kabupaten Pringsewu, beberapa waktu lalu. Acara tersebut juga dihadiri Bupati Pringsewu Sujadi, Ketua PGRI Lampung Wayan Satria, Kepala Dinas Pendidikan Lampung Sulpakar, dan ribuan guru jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK dari seluruh kabupaten/kota se-Lampung.
"Persoalan ini sudah saya diskusikan dengan Menpan RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) dan juga Ketua DPR RI belum lama ini, bahwa kita minta supaya jumlah guru ditambah. Kan, anggaran pendidikan mencapai 20% dari total APBN. Kita meminta karena pengangkatan guru PNS itu bukan kewenangan Gubernur," ujar Ridho.
Dalam sambutannya, Gubernur juga menyampaikan kondisi pendidikan yang ada di Lampung. Menurutnya, sektor pendidikan merupakan hal penting yang harus dibenahi. Jika tidak, pembangunan di Lampung yang sedang digarap oleh pemerintah tidak akan berdampak. "Apa gunanya jalan mulus-mulus kalau anak-anaknya tidak bisa baca tulis, tidak tahu angka-angka. Untuk itu, peran guru ini sangat penting untuk mencetak SDM generasi muda yang siap bersaing," katanya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Ridho menyerahkan penghargaan kepada 12 perwakilan guru yang sudah lama mengabdi. Ia juga menyerahkan bantuan kepada 12 perwakilan para siswa yang ikut program Indonesia Pintar.
Perjuangan Gubernur di bidang pendidikan juga menyentuh daerah terpencil, termasuk di Pulau Legundi, yang saat ini sudah memiliki sejumlah kemajuan dalam bidang pendidikan. Saat menerapkan program Indonesia Mengajar, Gubernur Ridho kerap memberi semangat kepada para pendidik di pulau tersebut agar terus berjuang memajukan pendidikan Lampung.
Di Pulau Legundi, Gubernur Ridho juga memberikan bantuan buku untuk para siswa. "Saya datang ke pulau tersebut bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani masyarakat," ujar dia. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR