MENGGALA (Lampost.co) -- Partai Golkar menjadi salah satu partai yang mendaftar sebagai peserta pemilihan calon legislatif 2019 mendatang di Kabupaten Tulangbawang.

Dari 40 deretan nama bacaleg yang diusung partai berlambang pohon beringin itu, terdapat 5 nama incumbent yang kembali bertarung. Namun, terdapat satu nama anggota DPRD Kabupaten Tulangbawang dari Partai Golkar yang tidal lagi maju untuk memperebutkan kursi DPRD kabupaten setempat.



Ketua DPD ll Partai Golkar Kabupaten Tulangbawang Herwan Saleh mengatakan, dari 40 bacaleg yang mendaftar lima merupakan peserta incumbent masing-masing Edyson Thamrin yang maju dari daerah pemilihan (Dapil) 7, Erna Wati dapil 4, Herwan Saleh dapil 3, Mika Santosa dapil 2, dan Nirwansyah dapil 1.

"Munsir dulu maju dari dapil 6. Tapi beliau tidak maju lagi, karena mau fokus mengurusi usaha keluarga," kata dia, kepada Lampost.co, Rabu (18/7/2018).

Dia menuturkan, meski lima incumbent yang mendaftar kembali, namun target Golkar akan tetap dapat meraih meraih kursi semaksimal mungkin. "Target sebanyak-banyaknya semoga bisa jadi pemenang," ujarnya.

Dia mengaku seluruh bacaleg yang diusung Golkar tidak ada catatan mantan narapidana. "Alhamdulillah bacaleg yang diusung Partai Golkar tidak ada mantan narapidana kasus nakoba, korupsi, dan kejahatan seksual dibawah umur," kata dia.

Sementara itu, Munsir dihubungi Lampost.co, Rabu (18/7/2018) malam, mengaku tidak kembali maju pada pilcaleg 2019 mendatang, karena ingin fokus dengan keluarga. Selain itu, dirinya juga ingin memberikan peluang bagi kader Golkar yang lain.

"Saya ingin istirahat dulu memberi kesempatan bagi calon yang masih muda-muda, karena saya mau fokus dengan keluarga dan usaha. Bukan karena ada alasan lain," kata anggota DPRD Kabupaten Tulangbawang yang berasal dari dapil 6, Kecamatan Gedungmeneng.

Meski tak lagi maju mencalonkan diri, dia berharap Golkar dapat meraih kursi lebih maksimal dari pileg 2014. Dia pun berharap para anggota dewan dari Golkar yang terpilih nantinya dapat bekerja maksimal dan profesional dengan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

"Harapan saya Golkar dapat meraih kursi lebih banyak lagi. Sebelum ada gubernur dari golkar saja dapat meraih 6 kursi apalagi sekarang gubernur berasal dari Golkar," katanya.

 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR