BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Lampung tetap mempertahankan dan memperjuangkan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) atas nama Achmad Junaidi Sunardi (AJS) yang pernah menjadi terpidana kasus korupsi agar maju pada pemilihan umum (Pemilu) 17 April 2018 mendatang di DPRD Lampung Dapil 7 Kabupaten Lampung Tengah.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung, Supriadi Hamzah. Ia mengatakan bahwa pihaknya akan mengajukan keberatan kepada pihak Bawaslu Provinsi Lampung. Ia juga mengatakan pada saat sidang mediasi akan dibicarakan secara terbuka apa yang sebenarnya terjadi



"Jadi nanti kita akan melakukan gugatan dan keberatan kepada Bawaslu. Sekarang ini kita menunggu panggilan Bawaslu untuk mediasi. Kita memberikan penjelasan apa yang terjadi, KPU, Bawaslu dan AJS akan hadir," katanya kepada Lampost.co, Selasa (4/9/2018).

Kemudian ia mengatakan bahwa pihak percaya kepada Bawaslu akan memberikan pertimbangan secara arif. Meskipun pihak KPU mencoret AJS dalam DCS dan meminta partai golkar menyiapkan calon pengganti, Supriadi menjelaskan bahwa pihaknya masih memperjuangkan AJS dan tidak menyiapkan calon pengganti.

"Kita tidak menyiapkan bacaleg pengganti. Karena kita masih yakin kalau sudah dibicarakan bersama akan melihat persoalan yang sesungguhnya. AJS inikan cuma kena hukuman percobaan 9 bulan terkait persoalan administrasi suap," katanya.

Sebelumnya KPU Provinsi Lampung menyatakan bahwa AJS tidak memenuhi syarat (TMS) administrasi yaitu tidak melengkapi surat keterangan dari kejaksaan, surat penyataan pimpinan redaksi dari media lokal atau nasional yang menyatakan yang bersangkutan sudah mengumumkan secara jujur dan terbuka di media bahwa pernah di pidana, bukti pengumuman di media dan salinan putusan Pengadilan Negeri.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR