JAKARTA (Lampost.co)--Gojek, penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi, memperluas kerja sama dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dalam hal peningkatan layanan publik. Perluasan kolaborasi ini merupakan tindak lanjut penandatanganan nota kesepahaman antara kedua belah pihak, Oktober lalu di Banyuwangi.
"Perluasan kolaborasi ini meliputi sektor kesehatan, UMKM dan layanan transportasi, kata Bupati Banyuwangi, Azwar Anas, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/11).
Azwar  mengapresiasi upaya Gojek untuk meningkatkan pelayanan publik. Pemanfaatan teknologi tidak dapat dihindari dan pemerintah daerah harus dapat memanfaatkannya untuk pelayanan kepada masyarakat. 
"Kami mengapresiasi dan menghargai upaya Gojek yang mau bersama-sama memikirkan langkah strategis untuk membantu masyarakat Banyuwangi," katanya dalam rilis yang diterima Lampost.co, Sabtu (18/11/2017).
Tidak hanya membantu pelayanan publik, kerja sama ini juga membantu pelaku usaha memperluas pasarnya.
Menurut Azwar, Gojek adalah satu dari sedikit entitas bisnis yang mampu mewujudkan kewirausahaan sosial dengan baik, yang mampu mengajak orang lain untuk maju bersama. Inovasi-inovasi sosial seperti itulah yang perlu didukung, karena pemerintah jelas tak bisa berjalan sendirian
Pemkab Banyuwangi percaya kolaboraai ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat Banyuwangi, terutama pekerja sektor informal, UMKM, pelaku usaha transportasi dan masyarakat umum. Kami di Banyuwangi percaya bahwa hanya lewat pemerintahan yang kolaboratif, kita bisa mempercepat peningkatan kualitas layanan publik sekaligus membantu masyarakat terus berkembang.
"Kolaborasi antara Gojek dan Pemkab Banyuwangi, meliputi: dukungan pengantaran obat untuk program Gancang Aron, yaitu program layanan pengiriman obat ke rumah masyarakat yang sedang sakit, dan khusus bagi warga miskin akan disubsidi oleh pemerintah kabupaten Banyuwangi.
Gancang Aron dalam bahasa setempat berarti lekas sembuh. Selain itu, terdapat program kolaborasi pengenalan dan promosi UMKM kuliner Banyuwangi melalui pesta kuliner Go food dan kerja sama dengan perusahaan taksi lokal.
Nadiem Makarim ,Ceo Gojek, mengatakan sebagai perusahaan teknologi karya anak bangsa, Gojek memiliki komitmen untuk membantu masyarakat Indonesia meningkatkan kesejahterannya. Pihaknya berterima kasih kepada Pemkab Banyuwangi, yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk membantu meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat Banyuwangi melalui solusi teknologi yang kami tawarkan.
Kolaborasi ini juga memperkuat komitmen Gojek dalam memberikan dampak sosial positif kepada masyarakat. Baru-baru ini, Gojek berhasil masuk dalam daftar bergengsi Change the World dari Majalah Fortune karena dinilai berhasil memberikan perubahan yang baik di dunia.
Gojek menjadi satu-satunya perusahaan asal Asia Tenggara dalam daftar tersebut dan mendapatkan peringkat 17, bersama sejumlah perusahaan-perusahaan kelas dunia lainnya seperti Apple (peringkat-3), Unilever (peringkat-21), Microsoft (peringkat-25), dan masih banyak lagi. HES

 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR