BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung memperpanjang pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Negeri Provinsi Lampung tahun pelajaran 2019/2020 pada 25-26 Juni 2019 di sekolah masing-masing. Kemudian pengumumannya akan dilakukan pada 26 Juni 2019, daftar ulang 26-27 Juni 2019, MPLS 15-17 Juli 2019 dan awal PBM pada 15 Juli 2019.

Hal tersebut mengacu kepada Surat Edaran Disdikbud Lampung Nomor: 800/1550/V.01/DP.2C/2019 dan menindak lanjuti Peraturan Gubenur Lampung Nomor 24 Tahun 2019 tentang Pedoman PPDB serta Surat Edaran. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia  Nomor 3 Tahun 2019 tentang PPDB.



Maryani orang tua dari Zidan Putra Wijaya yang mendaftar PPDB di SMA Negeri 2 Bandar Lampung mengatakan bahwa dirinya bersyukur dengan adanya perpanjangan pendaftaran PPDB, karena yang tadinya gak masuk karena kalah dengan zonasi terdekat namun saat ini bisa terdaftar masuk di jalur prestasi.

"Anak saya prestasinya di bidang olahraga bulu tangkis. Waktu SD sering juara nasional. Ketika SMP juara II Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).  Insyallah kita ambil peluang jalur prestasi ini," katanya saat di temui di SMA Negeri 2 Bandar Lampung.

Ia juga menilai PPDB 2019 berjalan carut marut. Namun aturan yang ada harus dijalani. Anaknya yang alumni SMP Negeri 4 Bandar Lampung akan memilih jurusan IPS disekolah tersebut. "Yang penting diterima di sekolah ini," kata warga Lampung Tengah ini.

Zainal orang tua peserta PPDB di SMA Negeri 2 Bandar Lampung mengatakan dirinya sudah mendaftar di jalur zonasi namun kalah bersaing dengan peserta yang lebih dekat jarak rumahnya dari sekolah. Maka dari itu ia dan putrinya mendaftar di dijalur prestasi. 

"Anak saya rangking 1 di SMP Lazuardi Haura Global Islamic School Bandar Lampung dan kegiatan-kegiatannya juga lumayan. Tapi salah trik kami," kata warga Kampung Sawah Lama ini

Ia mengatakan anaknya kalah bersaing dengan peserta yang memiliki prestasi lebih tinggi dari anaknya. Kedepan rencananya bila tidak bisa masuk negeri maka akan mendaftar di SMA swasta yakni SMA YP Unila.

"Orang tua hanya bisa gigit jari. Kasian anaknya gak bisa masuk negeri. Nanti kita mau mendaftar di SMA YP Unila saja," katanya.

Sesuai dengan regulasi yang telah direvisi ada 3 jalur yang digelar yakni: 1) jalur zonasi paling sedikit 80%, 2) jalur prestasi paling banyak 15% dan 3) jalur perpindahan tugas orang tua/wali paling banyak 5% (lima persen) dari daya tampung sekolah. 

 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR