BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Setelah Rhido-Bachtiar, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Nomor Urut 2, Herman HN - Sutono mengajukan gugatan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, pada Rabu (11/7/2017) pukul 12.28 WIB untuk permohonan pembatalan pasangan calon Arinal Djunaidi - Chusnunia dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni 2018.
Permohonan gugatan mengenai perselisihan hasil pemilihan (PHP)  Gubernur Provinsi Lampung Tahun 2018 tersebut tertuang dalam akta pengajuan permohonan pemohon (APPP) nomor: 51/1/PAN.MK/2018 dengan nama pemohon Herman HN dan Sutono Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung nomor urut 2 yang memberikan kuasa melalui surat kuasa khusus bertanggal 10 Juli 2018 kepada Sirra Prayuna.
Paslon tersebut melakukan permohonan melalui Badan Bantuan Hukum dan Advokasi (BBHA) Pusat PDI Perjuangan prihal pembatalan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung nomor: 373/HK.03.1-Kpt/18/Prov/VII/2018 tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Lampung 2018 tertanggal 8 Juli 2018.
"Iya kita sudah memasukan permohonan kepada MK bersaa tim pusat," kata salah satu tim kuasa hukum Herman HN - Sutono, Resmen Kadafi saat dikonfirmasi Lampost.co.


 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR