PRINGSEWU (Lampost.co)--Dengan kerja keras, usaha rumahan atau home industry yang digeluti sejak belasan tahun lalu, kini mulai membuahkan hasil. Itulah yang mulai dirasakan oleh Yusuf (56), perajin perabot rumah tangga berbahan aluminium.

Yusuf, yang tinggal di Pekon Wargomulyo RT 01/RW 03, Kecamatan Pardasuka, Pringsewu, merupakan salah satu perajin perabot rumah tangga yang cukup gigih dan terbukti sampai saat ini telah mulai dirasakan manfaatnya baik oleh perajin maupun masyarakat sekitarnya.



Saat ditemui lampost.co di kediamannya, Yusuf mengungkapkan dari bekal pengalaman yang sudah ia geluti dengan profesi sebagai pembuat perabot rumah tangga sejak 30 tahun lalu, telah banyak membuat berbagai perabot sesuai dengan pesanan.

"Yang ramai dibutuhkan warga adalah dandang (tempat untuk memasak nasi), untuk mengukus kue bakpao dan saringan ampas dan lainnya. Awal merintis usaha ini sangat sulit, selain modalnya tipis, banyak warga yang mencibirnya. Namun, alhamdulillah sekarang sudah bisa menikmati hasilnya," ujarnya.

Untuk pemasaran, kata Yusuf, awalnya dia berjualan dengan cara berkeliling kampung. Bahkan, pernah sama sekali tidak laku sampai barang yang dibawa rusak. Usahanya juga pernah dicibir masyarakat, tapi dia tidak pernah putus asa dan tetap sabar menekuninya.

Alhasil, sampai sekarang usahanya sudah mulai berkembang dan hasil produknya sudah sampai ke luar kota. "Saat ini sudah banyak pesanan, seperti para penjual bakso juga banyak yang memesan produk kita. Alhamdulillah sekarang sudah mulai banyak yang pesan, ya walaupun kadang ada yang dibayar tempo, tidak apa-apa," ujar Yusuf.

Yusuf mengakui produknya juga sampai ke luar kota seperti ke Provinsi Riau. Dan orang luar daerah pun ikut memasarkan produknya karena memang hingga saat ini kualitasnya terjaga.

"Saya berusaha untuk tetap konsisten dalam menjaga kualitas, tidak ada yang dikurangi. Dari konsumen juga merasa sangat puas karena sampai saat ini belum pernah ada konsumen yang mengeluh dengan produk yang saya buat," tambahnya.

Untuk harga produk yang ia beri merek PATEN Y itu bervariasi mulai Rp100 ribu, Rp250 ribu, sampai Rp350 ribu per unit, tergantung ukuran. "Omzet per bulan kalau sedang banyak pesanan bisa mencapai Rp6 juta," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR