BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Gerakan Kesejahteraan untuk Tunarungu Indonesia (Gerkatin) mengharapkan kesejahteraan tunarungu belum diperhatikan secara khusus oleh pemerintah.

Ketua Gerkatin Provinsi Lampung Susanti mengatakan dalam memperingati Hari Tuli Nasional pada 11 Januari, pihaknya belum bisa membuat kegiatan untuk merangkul teman-temannya yang memiliki kebutuhan khusus tersebut. Namun, pihaknya terus bersemangat untuk berbuat baik kepada sesama.



"Enggak ada dana buat acara. Namun, kami bantu-bantu masyarakat (korban tsunami) di Lampung Selatan. Besok kami ke sana," kata dia kepada Lampung Post, Jumat (11/1/2018).

Ia berharap kepada semua pihak untuk lebih peka terhadap kesejahteraan tunarungu. Baginya, semua orang harus peduli dengan kondisi tunarungu, baik dari keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan kerja, maupun pemerintah.

Sementara itu, Wakil Ketua Gerkatin Provinsi Lampung Candra Wijaya menambahkan dia berharap peraturan pemerintah yang dibuat juga dapat memihak kepada tunarungu, baik dalam kehidupan sosial, pendidikan, maupun pekerjaan. "Kami berharap kepada pemerintah harus memberikan akses kepada teman-teman disabilitas, seperti diterima di dalam perkuliahan dan pekerjaan," ujarnya.

loading...

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR