LIWA (lampost.co) -- Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Lampung Barat menggelar Halaqoh Islam Nusantara di Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balikbukit. Acara yang berlangsung selama dua hari (Sabtu-Minggu) bertema 'Ngaji Islam Cakha Kham' ini diikuti puluhan kader Ansor, banser, dan PMII Lampung Barat serta dihadiri oleh cendikiawan muslim Ahmad Baso.

Ketua Ansor Lampung Barat, Radityo Ariadi Nugroho mengatakan kegiatan Halaqoh Islam Nusantara bertujuan untuk memberi pemahaman secara utuh tentang makna Islam nusantara. Selain itu untuk meluruskan informasi-informasi yang berkembang akhir-akhir ini yang menganggap Islam Nusantara merupakan aliran baru dan keluar dari ajaran Islam.



"Islam nusantara itu adalah cara berislam di nusantara yang ada sejak dulu, jadi bukan aliran yang dianggap menyimpang dari kaidah Islam. Jadi kalau kita kaji Insya Allah tidak ada penyimpangan," kata dia.

Menurutnya, jika melaksanakan Islam yang sebenarnya pasti akan menjadi nasionalis, karena orang-orang nusantara membuktikan dirinya bisa demikian. "Hubbul wathan minal iman (cinta tanah air bagian dari iman), demikan makna Islam nusantara. Nusantara bukan mengurangi pendalaman keagamaan kita tapi justru memperkuat pendalamannya," ujarnya.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR