PANGANDARAN (Lmapost.co)--Gempa bumi tektonik terjadi wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, terjadi pada pukul 18.05 dengan kekuatan 4,4 skala Richter. Getaran gempa tersebut dirasakan sebagian wilayah, terutama Tasikmalaya dan Sukabumi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pangandaran Nana Ruhena mengatakan gempa tektonik tersebut kembali terjadi dengan kekuatan 4,4 SR, tetapi tidak berpotensi tsunami. Namun, masyarakat diimbau agar tetap waspada meski gelombang laut Pangandaran masih normal.



Berdasarkan informasi BMKG, gempa bumi terjadi pukul 18.05.18 dengan kekuatan 4.4 SR, episenter terletak pada koordinat 10.27 LS dan 108.38 BT, tepat pada jarak 289 kilometer Barat Daya Kabupaten Pangandaran pada kedalaman 10 km. 

Namun, hasil analisis peta tingkat guncangan (shake map) BMKG dan informasi masyarakat yang diterima di BMKG getaran gempa bumi dirasakan di Sukabumi dan Tasikmalaya.

"Kondisi sekarang ini air laut masih normal dan tidak ada korban jiwa meskipun sebelumnya telah terjadi sebelum gempa di Sukabumi," katanya, Selasa (8/1/2018) petang.

Nana menjelaskan gempa bumi menurut BMKG kedalaman hiposenternya selama ini tampak bahwa gempa bumi merupakan gempa yang memiliki kedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng di pesisir Selatan Jawa. Sedangkan, dalam hal ini Lempeng Indonesia-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia mengakibatkan deformasi batuan.

loading...

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR