KRUI (Lampost.co)--Gelombang pasang yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan infrastruktur sepanjang pantai Pesisir Barat.  Diantaranya talud penahan abrasi di Pekon kuripan Kecamatan Pesisir Utara. 
Peratin Pekon Kuripan, Nadirsyah, kepada Lampost.co saat bertemu di sekitar kantor bupati Pesisir Barat, Kamis (2/8/2018), mengatakan masyarakat di pekon itu membutuhkan pembangunan talud sepanjang pantai wilayah tersebut. 
"Akibat gelombang pasang talut penahan abrasi jebol lokasinya dibeberapa titik terpisah tidak menyatu kalau ditotalkan kerusakan yang terjadi panjangnya sekitar 100 meter. Ada 15 pohon kelapa milik warga tumbang, syukurnya tidak ada korban jiwa dan kerusakan berat rumah warga," kata Nadirsyah. 
Idealnya, kata dia, dilakukan pembangunan menyeluruh talud dengan panjang sekitar satu kilometer di seluruh garis pantai pekon itu.  
"Masih Banyak prioritas pembangunan Fisik atau infrastruktur di pekon kami yang dibutuhkan dan perlu dibangun. Dana desa sendiri memang sudah ada prioritas dan rencana penggunaannya dan saat ini proses pelaksanaan.  Ini kan bencana alam, harapannya ada bantuan pemerintah pusat provinsi atau kabupaten dapat menganggarkan pembangunan talut penahan abrasi sepanjang pantai oekon kuripan," jelas Nadirsyah. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR