PRINGSEWU (Lampost.co) -- Tersangka penggelapan sepeda motor dengan modus meminjam, telah ditangkap Tekab 308 Polsek Pringsewu Kota. Tersangka bernama Abdul Muin (31) warga Desa Sri Way Langsep, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah.

Selain Abdul Muin, polisi juga mengamankan seorang penadahnya seorang pria berinisial WI (38) dan wanita TS (40) warga Desa Sri Basuki, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah.



Dalam penangkapan itu petugas berhasil mengamankan sepeda motor Honda Beat BE-6941-US warna putih yang telah dijual kepada kedua penadah di Lampung Tengah.

Penangkapan itu berdasarkan laporan 3 Nopember 2018, korbannya Fati Lestari (33) warga Pekon Ambarawa RT. 001 RW. 002 Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu.

Dari penangkapan tersangka Abdul Muin, terungkap fakta baru, ternyata ada 2 laporan lain penggelapan dengan modus yang sama dilakukan tersangka.

Dua TKP tersebut meliputi, laporan 26 November 2018 di Terminal Sarinongko Pringsewu, korbannya Wilovo Heru dengan kerugian sepeda motor merek Honda Revo B-3942-NEB warna merah. Selanjutnya laporan 12 September 2018 di TKP Peon Sidoharjo, korbannya Agus Kusnadi mengalami kerugian sepeda motor Honda All New Beat warna putih biru (DPB).

Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Basuki Ismanto mengungkapkan tersangka berhasil ditangkap saat berada di rumah temannya di Kelurahan Panjang, Bandar Lampung. "Penangkapan tersangka Abdul Muin, kami dibackup Polsek Panjang, Bandar Lampung. Sebab dia, berada diwilayah hukum setempat pada Rabu (11 September 2019) pukul 17.00WIB," ungkap Kompol Basuki Ismanto, Jumat 13 September 2019.

Lanjut Kapolsek, berdasarkan pengakuan Abdul Muin, pihaknya langsung melakukan pengembangan mencari barang bukti di Lampung Tengah. "Ternyata motor sudah dijual kepada tersangka WI, kemudian dijual lagi kepada TS, keduanya juga telah kita amankan," ujarnya.

Kompol Basuki Ismanto menjelaskan, modus operadi tersangka melakukan kejahatanya terhadap korban Fati Lestari, yakni tersangka Abdul Muin datang ke rumah orang tua korban pada Jumat 2 November 2019 sekitar jam 13.00 WIB, kemudian miminjam motor korban dengan alasan mengirim/transfer uang ke BRI cabang Pringsewu.

Karena orang tua korban sudah mengenal tersangka, tidak merasa curiga dan memberikan kunci motor. Namun, hingga esok harinya. Tersangka tidak mengembalikan bahkan nomor ponselnya tidak aktif. Dan diketahui motor yang dipinjam malah dijual ke Lampung Tengah. Mendengar informasi tersebut, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pringsewu Kota.

"Antara tersangka dan korban saling mengenal. Kemudian meninjam motor, modus itu juga dilakukan tersangka terhadap dua korban lainnya," jelasnya.

Saat ini, ketiga tersangka berikut barang bukti ditahan di Mapolsek Pringsewu Kota Polres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut. "Atas perbuatannya tersangka Abdul Muin dijerat Pasal 372, 378 KUHPidana dan dua tersangka lain dijerat Pasal 480 KUHPidana ancaman maksimal 4 tahun penjara," pungkasnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR