LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 17 July
2583

Tags

LAMPUNG POST | Gegas Menumpas Hama
Ilustrasi. (Foto : Dok Lampost)

Gegas Menumpas Hama

(Lampost.co)--Hama tikus menyerang tanaman padi di Lampung Timur (Lamtim). Hingga kini sudah 1.911 hektare (ha) tanaman gagal panen akibat hama pengerat tersebut. Luas tanaman padi yang tidak bisa dipanen tersebut bahkan diperkirakan terus bertambah. Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura setempat mencatat serangan itu tersebar di Kecamatan Purbolinggo dengan luas 1.008 ha, Raman Utara seluas 367 ha, Batanghari seluas 136 ha, Sekampung seluas 24 ha, dan sisanya di kecamatan lainnya.

Ancaman serangan hama tikus juga mulai melanda petani di Lampung Barat (Lambar). Petani di Pekon Buaynyerupa, Kecamatan Sukau, mengeluhkan gejala serangan hama tikus yang juga telah menyerang di beberapa titik persawahan.

Kita tentu prihatin bahkan sangat prihatin atas persoalan yang mendera petani Lamtim dan Lambar. Serangan hama tikus di lahan persawahan mereka akhirnya akan merugikan secara finansial karena kehilangan volume produksi. Serangan tikus di dua daerah tersebut harus segera diatasi agar tidak meluas. Daerah lain pun harus waspada terhadap persoalan serupa. Kita tentu tidak menginginkan serangan hama tikus meluas bak serangan wereng tahun lalu.

Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Lampung mencatat serangan wereng di provinsi ini tahun lalu mencapai 2.494 ha. Tanpa penanganan cepat oleh semua pihak, serangan tersebut dapat bertambah hingga 7.500 ha. Serangan hama tikus pun dapat meluas, terlebih hama pengerat ini berkembang biak dengan cepat. Dalam waktu 21 hari dengan jumlah anakan dua hingga empat ekor per betina. Tak gegas membasmi tikus, maka lahan rusak berlipat.

Antisipasi serangan hama harus gencar seperti di Lampung Tengah. Bupati setempat pada Maret lalu bahkan ikut geropyokan membasmi hama tikus. Selain itu, memberikan obat-obatan dan bantuan peralatan kepada petani untuk mengantisipasi gagal panen.

UU No. 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budi Daya Tanaman terang benderang menyatakan perlindungan tanaman terlaksana dengan sistem pengendalian hama terpadu (PHT) dan pelaksanaannya menjadi tanggung jawab masyarakat dan pemerintah.

Karena itu, jelaslah persoalan serangan hama bukanlah persoalan petani semata, melainkan juga membutuhkan kehadiran pemerintah melalui dinas terkait. Bantuan pemerintah diperlukan baik dalam menghadapi serangan hama juga mengurangi beban petani.

BAGIKAN


REKOMENDASI

  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv