LIWA (Lampost.co)--Yayasan Mazzayatul Insan berkerja sama dengan Ikatan Muli-Mekhanai (IMM) Kabupaten Lampung Barat dan komunitas putri hijab setempat, Minggu (18/6/2017), menggelar Gebyar Ramadan di Masjid Bintang Emas, Sekuting Terpadu, Liwa. Gebyar Ramadan yang dibuka Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Lampung Barat, Sandarsyah, menyelenggarakan lima tangkai lomba, yakni marawis, kasidah, dai, azan, dan mewarnai gambar.

Lomba marawis dan kasidah diikuti oleh para ibu, sedangkan untuk tangkai lomba dai, azan, dan mewarnai gambar diikuti oleh anak-anak. Peserta berasal dari Kecamatan Batubrak, Balikbukit, dan Sukau. Sandarsyah dalam kegiatan itu menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara.



Kegiatan ini, kata dia, tentunya mengandung nilai yang sangat positif terutama bagi para peserta maupun penyelenggara terlebih dilaksanakan bertepatan dengan bulan Ramadan. Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengembangkan bakat dan kreativitas yang dimilikinya. Sebaliknya, kegiatan ini merupakan amal baik bagi pihak pelaksana di bulan Ramadan ini.

Kegiatan ini tentunya akan mendukung wacana kota Liwa yang akan menjadi kota budaya. Sebagai kota budaya, salah satu indikatornya adalah adanya pertunjukan budaya atau seni dan kegiatan ini pun merupakan salah satu indikatornya. Untuk itu, pihaknya tentu sangat mendukung. Selain event-event tersebut, indikator lainya adalah bangunan yang berciri khas budaya seperti tugu, rumah, dan bangunan tradisional.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR