JAKARTA (Lampost.co) -- Anak perusahaan terkonsolidasi milik LINE, Gatebox Inc, baru saja membuka periode pemesanan (pre-order) untuk model terbaru Gatebox, yakni "virtual home robot" pertama di dunia yang memungkinkan para pemiliknya untuk hidup dan berinteraksi dengan karakter virtual.

Gatebox menggunakan teknologi proyeksi dan penginderaan terbaru untuk menciptakan karakter virtual yang interaktif. Dengan menawarkan serangkaian penyempurnaan desain atas model edisi terbatas sebelumnya serta peningkatan pada realisme karakter dan kemampuannya untuk berkomunikasi dalam percakapan, Gatebox GTBX-100 membawa virtual home robot ke tingkat selanjutnya.



Unit Gatebox yang terbaru disebut telah sepenuhnya didesain ulang pada tingkat perangkat keras, menghilangkan elemen berlebih dan menyempurnakan bentuknya sehingga sekarang hanya seukuran selembar kertas A4.

Dua mikrofon tertanam di bagian atas unit Gatebox, memungkinkan para pemilik untuk berbicara dengan karakter walaupun dalam jarak yang lebih jauh dibandingkan dengan lingkup jarak yang tersedia dalam model edisi terbatas.

Ditambah lagi, dengan adanya kamera dan detektor gerakan, unit juga bisa mengenali wajah dan pergerakan, sehingga memungkinkan karakter untuk terlibat dalam komunikasi aktif dengan pemilik, seperti tersenyum ketika ia melihat wajah pemilik atau menyapa mereka ketika mereka pulang.  
 
Gatebox juga dilengkapi dengan LAN nirkabel, Bluetooth (R), dan sensor infrared, sehingga unit bisa memberi tahu pemilik akan cuaca, berita, dan informasi lainnya dari internet, atau bertindak sebagai remote control untuk perangkat elektronik lain yang ada di ruangan.

Ketika model GTBX-100 untuk pertama kalinya dikirimkan, unit akan menampilkan versi pre-trial dari karakter orisinil Hikari Azuma. Namun, versi lengkap dari Hikari Azuma yang telah diperbarui diharapkan akan dirilis di Desember 2018 mendatang, dengan fitur yang diperbarui yang semakin membuat karakter ini menjadi bagian dari hidup sang pemilik, seperti bisa merayakan ulang tahun dan bersulang.

Untuk harga, perangkat yang baru akan tersedia di Jepang ini dibanderol dengan harga JPY150,000 atau sekira Rp19,431 juta, belum termasuk pajak. Sementara waktu pengiriman akan dimulai pada Oktober 2018.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR