BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Garuda Indonesia membuka pelayanan penerbangan rute Lampung-Bandung mulai 31 Agustus 2018 mendatang. Akomodasi perjalanan ke kota kembang itu dapat dirasakan pelanggannya hanya dengan tiket seharga Rp590 ribu.

General manager Garuda Indonesia cabang Lampung, Gatot Rijadi menjelaskan rute penerbangan Lampung-Bandung akan melayani 1 kali dalam 3 hari, yaitu pada Senin, Jumat, dan Minggu dengan keberangkatan dari Lampung pukul 08.10. Sementara dari Bandung menuju Lampung berangkat 9.50.



"Pelayanan ini akan dioperasikan menggunakan armada ATR 72-600 yang berkapasitas 70 seats dengan harga tiket promo diawal pembukaannya Rp590 ribu," kata Gatot kepada Lampost.co, Kamis (23/8/2018).

Menurutnya, dibukanya rute tersebut berdasarkan analisis pertumbuhan pasar yang baik untuk perjalanan Lampung-Bandung dan sebaliknya disamping besarnya perjalanan pada Lampung-Jakarta. Hal itu terlihat dari banyaknya wisatawan, pelajar, dan pengusaha yang cukup banyak bepergian dalam dua kota tersebut.  

"Kami lihat banyak siswa dan mahasiswa yang belajar ke Bandung. Pengusaha dan wisatawan yang bepergian Lampung-Bandung juga sangat banyak. Bandung punya destinasi favorit bagi wisatawan. Kini Garuda Indonesia mengakomodasi perjalanan itu untuk memberikan yang terbaik menuju kota kembang," ujarnya.

Dengan terkoneksinya dua kota itu, lanjutnya, pihaknya optimistis dapat semakin memaksimalkan tingkat kunjungan wisatawan dan kalangan pebisnis. "Khususnya ke Lampung sebagai kota berkembang yang memiliki pembangunan infrastruktur sangat pesat dan potensi wisata yang luar biasa," urainya.

Gatot menambahkan, Garuda Indonesia akan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan terbaik kepada pelanggannya. Sinergitas tersebut diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan dari lonjakan permintaan masyarakat dan pelanggan dalam memperlancar arus logistik menuju kota tujuan.

"Penerbangan rute Lampung-Bandung ini adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat konektivitas ke destinasi wisata kota kembang dan untuk memperkuat potensi penerbangan nasional," tuturnya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR