LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 9 July
8205
LAMPUNG POST | Gara-Gara Truk Batu Bara Mogok, Jalinsum Ruas Natar-Tegineneng Macet hingga 18 Km
Ratusan kendaraan terjebak kemacetan di jalan lintas Natar, Lampung Selatan, Sabtu (8/7/2017) malam. LAMPUNG POST/IKHSAN DWI NUR SATRIO

Gara-Gara Truk Batu Bara Mogok, Jalinsum Ruas Natar-Tegineneng Macet hingga 18 Km

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) --  Kemacetan parah terjadi di ruas jalan raya Natar, Lampung Selatan, dan Masgar, Pesawaran, Sabtu (8/7/2017). Kemacetan sepanjang 18 kilometer pada jalan lintas sumatera (Jalinsum) itu diakibatkan adanya dump truck warna hijau mengangkut batu bara yang rusak di wilayah Tegineneng, Pesawaran, dari arah Lampung Tengah ke Bandar Lampung.
Pemantauan Lampost.co  di jalan raya Natar hingga depan Bandara Radin Inten II, ribuan kendaraan mulai dari truk, sepeda motor, dan minibus terjebak kemacetan dan hanya dapat berjalan dengan kecepatan 10 km per jam. Dampak lainnya, sejumlah calon penumpang pesawat gagal terbang karena terlambat tiba di Bandara Radin Inten II.
Qori, warga Kotabumi, Lampung Utara, mengatakan dia terjebak kemacetan saat berada di wilayah Masgar. Mobil yang ditumpanginya pun tidak mampu menghindari kemacetan sehingga mereka baru tiba di bandara sekitar pukul 20.00.
"Saya mau ke Yogyakarta, berangkat pakai Sriwijaya Air jam enam sore tadi, tetapi saya kejebak macet dan baru sampai jam delapan malam. Jadi tiketnya hangus, keberangkatannya untuk empat orang pula. Jadi saya rugi Rp2,2 juta," kata dia yang menangis di bandara, semalam (8/7/2017).
Kondisi ini memicu munculnya ojek motor dadakan yang menawarkan jasa bagi calon penumpang pesawat. Pengojek dadakan, Ebo (35), mengatakan dia dan teman-temannya sering menjadi ojek dadakan saat Jalinsum macet parah. Sebab, dalam kondisi tersebut banyak masyarakat yang ingin cepat sampai ke bandara untuk mengejar keberangkatan pesawat.
"Ya sudah sering ngojek gini, tetapi ini dadakan saja. Kalau lagi macet baru saya ngojek. Untuk hari ini saya belum dapat penumpang karena baru keluar tadi sore," kata dia yang memarkirkan motornya di tepi jalan. Direktur Lalu Lintas Polda Lampung Komisaris Besar Prahoro Tri Wahyono mengungkapkan pihaknya telah mengerahkan personel dari Polsek Natar dan Tegineneng untuk membantu mengatasi kemacetan. Dia menyebutkan kemacetan disebabkan adanya truk yang rusak sehingga membuat satu jalur di jalan Tegineng tertutup. Pihaknya pun hanya dapat mengupayakan satu jalur dari arah Bandar Lampung untuk digunakan kedua arah.
"Sudah koordinasi dengan Polres Pesawaran juga. Dari pukul 14.00 sampai sekarang belum bisa karena truk itu susah dipindahkan. Untuk pindahin muatannya pun tidak bisa dan akan makan waktu lama karena isinya batu bara. Namun, sekarang sudah ke pinggir kok truknya," kata dia.

LAMPUNG POST

BAGIKAN


TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv