LIWA (Lampost.co)--Rapat koordinasi Pengendalian operasional pembangunan (POP) Pemkab Lampung Barat ke IV tahun 2017 yang dilangsungkan di aula Dinas Kesehatan Pemkab Lampung Barat, Selasa (19/12) sempat menimbulkan ketegangan.
Pasalnya, dua pejabat eleson III di lingkup Pemkab Lampung Barat nyaris adu jotos usai digelarnya rakor akibat pembacaan laporan absensi kehadiran peserta pada rapat yang  dipimpin Bupati dan Wakil Bupati Lampung barat. Keributan tersebut bermula saat kepala bagian administrasi dan pembangunan sekretariat Lambar, Indra Gunawan, menyampaikan laporan absen pejabat yang hadir dalam rapat dimana terdapat tiga perwakilan kecamatan yang belum hadir salah satunya Kecamatan Batubrak. 
Merasa keberatan atas laporan Absensi tersebut, camat Batubrak Hamrawi, yang hadir setelah absen dibacakan di depan umum. Usai rapat, Hamrawi menemui Indra Gunawan untuk mengklarifikasi terkait absen dan sempat terjadi adu mulut hingga nyaris terjadi adu jotos. 

Saat Lampost.co mengkonfirmasi, Indra Gunawan enggan berkomentar, dan menganggap itu kesalahpamahaman saja. "Saya lagi kurang sehat, untuk masalah itu saya no komen dulu. Saya minta tolong  masalah ini tidak diperpanjang. Ini hanya kesalah pahaman saja," ucap Indra.
Sementara Camat Batubrak Hamrawi mengatakan  jika peristiwa tersebut dampak emosi sesaat akibat kelelahan dan miskomunikasi. "Sama-sama lelah, sama-sama capek, biasalah namanya miskomunikasi. Itukan waktu rakor dibilang  kecamatan batubrak tidak hadir, padahal sudah ada sekcam dan 2 kasubag," kata Hamrawi.
Namun kata dia, persoalan sudah selesai dan tidak perlu di perpanjang lagi." Persoalan sudah selesai, tidak perlu diperpanjang lagi," kata dia lagi.

PENULIS

Aripsah

TAGS


KOMENTAR