KRUI (Lampost.co) -- Sentra penegakan hukum terpadu (Gakumdu) Pesisir Barat memutuskan tidak melanjutkan perkara dugaan money politik yang dilakukan oleh tim pasangan calon Pilgub Lampung nomor urut duam Herman-Sutono.

Pasalnya saksi kunci yakni masyarakat yang menerima uang yang seharusnya dihadirkan dan diambil keterangannnya, sudah beberapa kali didatangi Panwascam setempat ke rumahnya, namun seolah raib ditelan bumi.



"Kami sentra gakumdu sudah rapat, limit waktu tujuh hari, panwas polisi jaksa (Gakumdu) memprosesnya. Jadi kesimpulan setelah memeriksa saksi-saksi tidak memenuhi syarat materil, meski formil sudah terpenuhi. Untuk syarat materil kami kesulitan, memang ada bukti uang pecahan Rp50 ribu yang dibagikan, kaos dari paslon nomor dua. Namun, persoalannya kami enggak bisa panggil saksi," kata dia, Rabu (30/5/2018).

Setelah pleno keputusan, Gakumdu menyepakati tidak melanjutkan dan kemudian diumumkan resmi dipapan pengumuman Panwaskab.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR