Gunung Sugih (Lampost.co):  Jajaran Lapas Gunungsugih berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba ke dalam lapas. Atas kewaspadaan tersebut, Polres Lampung Tengah menyampaikan apresiasinya.

Anggota Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal)Lapas Gunung Sugih menggagalkan penyelundupan berupa 2 (dua) paket sedang ganja yang hendak dimasukan kedalam lapas oleh Narapidana berinisial AP. 



Menurut Kepala Lapas, Syarpani, Rabu, 9 Oktober 2019, dalam rangka menyukseskan program unggulan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yaitu Getting To Zero Halinar dan HIV AIDS maka Lapas Gunung Sugih melakukan penggeledahan terhadap lalu lintas barang dan barang serta kamar hunian baik secara rutin maupun insidental yang dilaporkan secara berkala kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung.

Syarpani membenarkan bahwa anggotanya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba kedalam lapas.

“Benar adanya kejadian tadi pagi, kami memang sudah mengintai sejak kemaren bahwa akan ada penyulundupan narkoba kedalam lapas, namun gagal akhirnya anggota Satops Patnal Lapas bergerak cepat menginterogasi napi yang kerja asimilasi luar lapas” terangnya.

Ia melanjutkan bahwa Narapidana berinisial AP yang hendak memasukkan barang kedalam lapas dikeluarkan untuk mengambil barang bukti yang disembunyikannya di semak-semak di bawah pohon mangga di  halaman lapas.

Atas kejadian itu, Kepala Lapas segera melaporkan temuan tersebut kepada Kapolres Lampung Tengah guna mendalami kejadian tersebut dan menyerahkan barang bukti berupa 2 (dua) paket sedang berisi barang yang diduga ganja.

Mewakili Kapolres, Kanit Opsnal Satres Narkoba Polres Lampung Tengah, Ipda Junaidi mengapresiasi temuan anggota Satops Patnal Lapas Gunung Sugih yang berhasil menggagalkan penyelunduan barang terlarang kedalam Lapas.

“Terima kasih kepada lapas gunung sugih, karena sudah bersinergi dengan kami dalam melakukan upaya pencegahan penyelundupan dan peredaran gelap narkoba didalam lapas," kata dia.

Berdasarkan keterangan pihak lapas, peristiwa percobaan penyelundupan ikut uraian kejadian 2 (dua) paket sedang ganja kedalam lapas dimulai pada Selasa (08/10/2019), sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu anggota Satops Kepatuhan Internal Made Suwamba dan Eka Saputera Effendi memperoleh informasi akan ada upaya penyelundupan narkoba yang akan dilakukan oleh narapidana asimilasi kerja luar lapas berinisial AP. 


Pada pukul 16.39 WIB, ketika 5 (Lima) pekerja asimilasi kerja luar lapas kembali ke dalam lapas, dilakukan pemeriksaan badan dan barang oleh Petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) atas nama Deri Nurhadri dan tidak ditemukan adanya barang mencurigakan. 
Pada pukul 21.00 WIB, Kepala Lapas dan Anggota Satops Kepatuhan Internal melakukan Interogasi terhadap Narapidana berinisial AP sehingga diperoleh pengakuan bahwa benar ada pemesanan narkoba jenis Ganja melalui yang bersangkutan dari narapidana berinisai K, namun yang bersangkutan tidak berani memasukkan kedalam Lapas karena ketatnya penjagaan di P2U sehingga disimpan di bawah semak-semak di bawah pohon mangga di halaman Lapas. 

Selanjutnya oada hari Rabu tanggal 09 Oktober 2019, Kepala Lapas dan Anggota Satops Kepatuhan Internal membawa Narapidana berinisial AP untuk mengambil barang bukti yang disimpannya tersebut.
Pada hari ini juga dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan AP dan K untuk proses penjatuhan Hukuman Disiplin sesuai dengan pasal 47 ayat 2 a dan b, Undang Undang No 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan dan diteruskan kepada Polres Lampung Tengah guna penyelidikan lebih lanjut.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR